Ini Upaya Jasa Marga Antisipasi Banjir di Tol Madiun Agar Tak Terulang

Sugeng Harianto - detikNews
Rabu, 18 Sep 2019 13:13 WIB
Jasa Marga membuat gorong-gorong/Foto: Sugeng Harianto
Jasa Marga membuat gorong-gorong/Foto: Sugeng Harianto
Madiun - PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) membuat saluran air dengan pemasangan gorong-gorong di Desa Glonggong Kecamatan Balerejo. Ini dilakukan agar tidak terulang banjir di area Tol Madiun KM 603.

"Ini memang sedang dibuat saluran air di lokasi ruas Tol Madiun yang terdampak banjir dahulu dengan pemasangan gorong-gorong. Ini untuk antisipasi jika ada banjir lagi," ujar Manager Area PT Jasa Marga Tolroad Operator (JMTO) Sabilillah saat dihubungi detikcom, Rabu (18/9/2019).

General Manager Tehnik PT JNK, Chandra menuturkan, pemasangan gorong-gorong itu dilakukan di tiga titik. Dengan panjang setiap titik 36,45 dan total 109,35 meter gorong-gorong dengan diameter 1,5 meter membentang di bawah ruas jalan tol dari sisi selatan, agar air tidak tertahan.


"Sekarang masih pengerjaan pondasi di ruas sebelah selatan lokasi yang pernah banjir KM 603. Untuk selanjutnya di pasang gorong-gorong. Ini proses menyelesaikan pondasi untuk mendorong pipa dari seberang ke seberangnya. Karena masangnya di bawah jalan di jack dengan alat khusus," ujarnya.

Chandra menuturkan, proses pemasangan saluran air untuk antisipasi banjir itu sudah berjalan sejak sebulan lalu. PT JNK mentargetkan pembangunan saluran air di Sungai Glonggong itu akan selesai akhir Oktober 2019.

Pembuatan gorong-gorong/Pembuatan gorong-gorong/ Foto: Sugeng Harianto

"Proyek sudah berjalan sebulan ini kira-kira. Dan dikerjakan ada ahlinya dengan estimasi kalau tidak ada halangan akhir Oktober 2019 selesai," paparnya.


Sementara itu BMKG Nganjuk memprediksi awal musim hujan mulai November 2019. "Untuk prakiraan musim hujan terjadi awal hingga akhir November 2019. Untuk diwaspadai biasanya terjadi hujan badai dan angin saat pancaroba," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG, Nganjuk Muhammad Chudori saat dihubungi detikcom.

Sebelumnya banjir sepanjang 700 meter dengan ketinggian 60 cm dari permukaan tol terjadi di Tol Madiun KM 603 hingga KM 604, Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, awal Maret 2019 lalu.

Banjir yang menggenangi ruas Tol Ngawi-Kertosono itu membuat beberapa kendaraan terjebak dan belum bisa keluar. Polisi sempat melakukan rekayasa lalu lintas. (fat/fat)