detikNews
Senin 16 September 2019, 20:54 WIB

Demi Subsidi Silang, Harga Batik SMPN Ini Lebih dari Setengah Juta

Enggran Eko Budianto - detikNews
Demi Subsidi Silang, Harga Batik SMPN Ini Lebih dari Setengah Juta Kain seragam batik SMPN 2 Jombang/Foto file: Enggran Eko Budianto
Jombang - SMPN 2 Jombang angkat bicara terkait harga seragam batik yang dikeluhkan para wali murid. Menurutnya seragam tersebut mahal karena untuk subsidi silang.

Untuk mendapatkan satu setel seragam batik, para wali murid harus membayar hingga Rp 615 ribu. Pihak sekolah pun menjanjikan keringanan bagi siswa dari keluarga miskin.

"Seragam batik itu seragam pilihan. Sifatnya tidak wajib. Yang merasa keberatan tidak usah mengambil tidak masalah," kata Kepala SMPN 2 Jombang Karyono kepada wartawan di kantornya, Jalan RAA Soeroadiningrat, Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang, Senin (16/9/2019).


Terkait keluhan dari para wali murid, ia berjanji akan memberikan keringan. Caranya dengan mekanisme subsidi silang. Sebagian pembayaran seragam dari para wali murid golongan mampu bakal digunakan untuk membantu siswa dari keluarga miskin.

Data yang dia peroleh, terdapat 30 lebih siswa kelas VII dari keluarga tidak mampu. Data ini berdasarkan jumlah siswa yang mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kini tim yang dia bentuk sedang melakukan verifikasi faktual ke rumah masing-masing siswa.

"Bisa sampai kami gratis, tergantung tingkat kemiskinannya," terang Karyono.

Karyono menambahkan, pihaknya hanya menyediakan kain seragam batik bagi para siswa. Sementara biaya penjahitan dikoordinir oleh sejumlah wali murid.

"Penjahitan bukan kewenangan sekolah. Sudah dikoordinir wali murid sendiri," tandasnya.


Sebelumnya, harga seragam batik di SMPN 2 Jombang dikeluhkan oleh sejumlah wali murid. Kain seragam batik untuk siswa putra ukuran M, L dan XL masing-masing Rp 339 ribu, Rp 415 ribu dan Rp 450 ribu. Sedangkan untuk siswa putri ukuran M, L dan XL adalah Rp 345 ribu, Rp 420 ribu dan Rp 447 ribu. Tarif tersebut belum termasuk ongkos jahit.

Dengan harga segitu, para siswa akan menerima satu setel seragam batik terdiri dari kemeja batik motif daun warna hijau, rompi kotak-kotak dan bawahan warna hijau. Sekolah menjual hanya dalam bentuk lembaran kain dengan harga bervariasi tergantung ukuran dan jenis kelamin.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com