detikNews
Jumat 13 September 2019, 16:29 WIB

Anggota DPRD Malang Potret Bugil Istri Siri Disebut Rusak Citra PKB

Muhammad Aminudin - detikNews
Anggota DPRD Malang Potret Bugil Istri Siri Disebut Rusak Citra PKB Rumah anggota DPRD Kab Malang/Foto: Istimewa
Malang - Perbuatan KR (52), yang diduga memfoto bugil istri siri dianggap mencoreng citra partai. Politisi PKB itu juga dinilai merusak kepercayaan pemilih di Pileg 2019 lalu. KR diminta berani mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Jika bicara persoalan itu, yang dirugikan dan menjadi korban adalah konstituen atau masyarakat pemilih dari PKB. Pemilih yang sudah menaruh kepercayaan dibalas dengan kasus ini. Dan tentunya menodai citra PKB juga di masyarakat," ujar pengamat politik Universitas Brawijaya Wawan Sobari kepada detikcom, Jumat (12/9/2019).

Wawan mengingatkan, bahwa anggota DPRD itu disetarakan dengan pejabat negara, orang yang memiliki privilege (hak istimewa), memiliki hak berbeda dari orang lain, untuk melakukan tiga fungsi DPRD.

"Nah, bagaimana kalau dia (KR) memiliki persoalan cacat moral? Jadi dia harus mempertanggungjawabkan kepada konstituen. Minta maaf langsung it's Ok. Bahwa jika dia diadukan hukum, harus berani menghadapinya," ujar dosen Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya ini.
Menurut dia, moralitas publik telah dicoreng dengan persoalan foto bugil istri siri. Kepercayaan masyarakat seharusnya dijaga, dengan tidak membuat cacat moral dan cacat etik.

"Kalau begini moralitas publik, yang sudah memberikan kepercayaan justru dibalas dengan cacat moral dan etik," tuturnya.

Hal ini, lanjut Wawan, akan lebih parah jika perkara yang diadukan mulai diproses hukum. Berdasarkan pengaduan korban, KR bisa disangka melakukan tindak kriminal. "Karena menyangkut Undang-Undang ITE," sambung Wawan.

Wawan menambahkan, partai secara langsung juga turut dirugikan. Karena ini menyangkut citra PKB di mata masyarakat. Dia juga mengapresiasi langkah PKB untuk merespon kasus ini, meskipun dinilai lamban.
"Saya apresiasi langkah PKB, karena itu sebagai bentuk tanggung jawab partai yang mencalonkan yang bersangkutan kepada publik. Di sisi lain, PKB juga tidak ingin tercemar dengan persoalan ini. Karena ini individual bukan terkait institusi, PKB harus menegaskan itu," kata Wawan.

Wawan juga memandang ada pembiaran bagi siapapun yang mengetahui hubungan KR dengan istri sirinya, karena sudah berjalan lama. Jika benar sering diajak menemani saat kunjungan kerja, maka otomatis ada orang tahu.

"Dan PKB kena getahnya, setelah kasus ini mencuat. Kemarin-kemarin sepertinya ada pembiaran," pungkas Wawan.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com