detikNews
2019/09/12 20:20:20 WIB

Ini Dalih Puskesmas di Mojokerto Beri Pasien Salep Kedaluwarsa

Enggran Eko Budianto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ini Dalih Puskesmas di Mojokerto Beri Pasien Salep Kedaluwarsa Saat salep kedaluwarsa ditarik oleh Puskesmas Jetis (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Pelayanan Puskesmas Jetis di Kabupaten Mojokerto dikeluhkan karena pemberian salep kedaluwarsa kepada beberapa pasien. Pihak puskesmas berdalih, salep kedaluwarsa sampai ke tangan pasien akibat kerja petugas apotek yang kurang teliti.

Kepala Puskesmas Jetis dr Dadang Hendryanto mengatakan, salep kedaluwarsa telah dimusnahkan. Namun terdapat 3 kaleng salep kedaluwarsa yang terselip di antara stok salep baru di apotek puskesmas. Menurut dia, ketiga salep itulah yang tanpa sengaja diberikan petugas apotek kepada pasien.

"Karena kurang telitinya petugas kami sehingga terselip tiga salep yang sempat diberikan ke pasien," kata dr Dadang saat dihubungi detikcom, Kamis (12/9/2019).

Namun pernyataan dr Dadang bertolak belakang dengan cerita orang tua pasien yang mendapatkan salep kedaluwarsa dari Puskesmas Jetis. Seperti yang dikatakan Suher Wati (33), warga Dusun Sumberwuluh, Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis.


Dia mendapatkan 2 salep merk Salep 2-4 dari petugas apotek Puskesmas Jetis saat mengantar berobat dua anaknya yang terkena gatal-gatal di sekujur tubuh. Sebelum meninggalkan puskesmas, dia lebih dulu mengecek salep tersebut. Saat itulah dia mengetahui salep sudah expired sejak September 2018.

Wati pun langsung menyampaikan salep kedaluwarsa itu ke petugas apotek Puskesmas Jetis. Bukannya memberi ganti salep yang baru, si petugas justru menyuruhnya menggunakan salep tersebut dengan mengoleskan tipis-tipis ke kulit kedua anaknya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com