detikNews
2019/09/06 22:51:47 WIB

Dituding Tuduh Mahasiswa Mesum, Wakil Rektor IV Unitomo Beri Klarifikasi

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Halaman 1 dari 2
Dituding Tuduh Mahasiswa Mesum, Wakil Rektor IV Unitomo Beri Klarifikasi Aksi teatrikal yang dilakukan mahasiswa Unitomo yang merasa dituduh mesum (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya - Dua mahasiswa Universitas dr Soetomo (Unitomo) Surabaya mengaku dituduh mesum. Mereka menyebut yang melakukannya adalah Wakil Rektor (Warek) IV Meithiana Indrasari.

Tak hanya menuduh, dua mahasiswa itu menyebut Warek IV juga memvideokan dan diduga menyebarkan video itu di kalangan rektorat. Dua mahasiswa tersebut adalah Ahmad Mukti (24) dari Fakultas Komunikasi semester 5 dan Elle Noor Aziza (22) Fakultas Hukum semester 3.

Sebelumnya media tak bisa mendapatkan klarifikasi dari Meithina baik bertemu langsung maupun via seluler. Pihak media hanya mendapatkan klarifikasi dari pihak rektorat yang diwakilkan oleh Wakil Rektor III Unitomo bidang Kemahasiswaan Suyanto.

Namun pada akhirnya Meithina memberikan klarifikasi kepada media. Warek IV ini memberikan klarifikasinya melalui WhatsApp yang dikirimkannya kepada media.


"Sehubungan dengan beredarnya berita di sejumlah media online berjudul: Dituduh Berbuat Mesum, Dua Mahasiswa Unitomo Gelar Aksi Teatrikal, dengan ini saya perlu menjelaskan atau mengklarifikasi karena di berita tersebut ada nama saya sehingga ini merugikan saya," ujar Meithina dalam pesan WhatsApp yang diterima detikcom, Jumat (6/9/2019).

Ada 10 poin klarifikasi yang ditulis oleh Methina. Berikut klarifikasinya,

1. Bahwa saya tidak pernah menuduh atau menyebut mesum (ini terlalu jauh).
2. Saya tidak pernah menyebar video (karena taat UU ITE dan nama baik)
3. Saya tidak pernah menyebar foto (karena taat UU ITE dan nama baik)
4. Saya melihat sendiri bahwa posisi tidur mahasiswa tersebut bukan bersandar di kaki seperti yang diberitakan. Pintu tertutup tapi tidak terkunci dan gelap. Jadi tidak benar pintu terbuka. Menggunakan kipas angin, berbantal dan berguling.
5. Di lokasi saat kejadian, mereka sama sekali tidak klarifikasi kejadiannya.
6. Bahwa kegiatan yang kami lakukan yaitu keliling kampus bersama pimpinan yang lain adalah untuk tujuan perbaikan, pembenahan, kebersihan dan ketertiban seluruh ruangan kampus.
7. Bahwa pelaku telah melakukan pelanggaran dari peraturan keamanan dan ketertiban kampus.
8. Bahwa, pada tubuh berita tersebut ada nama saya namun saya tidak dikonfirmasi oleh wartawan untuk memenuhi syarat sebagai berita berimbang.
9. Dengan berbagai klarifikasi tersebut di atas, saya menilai informasi yang disampaikan narasumber berita tidak benar, tendensius, dan sangat merugikan saya.
10. Oleh karena itu, saya mohon media yang telah memuat berita tersebut memberi kesempatan saya untuk memuat klarifikasi saya ini.

Salam,
Meithiana Indrasari

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com