Jadi Terdakwa Korupsi, Komisioner Bawaslu Blitar Diberhentikan Sementara

Jadi Terdakwa Korupsi, Komisioner Bawaslu Blitar Diberhentikan Sementara

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 05 Sep 2019 13:30 WIB
Terdakwa EN saat diserahkan ke Kejari Blitar (paling kiri). (Erliana Riady/detikcom)
Blitar - Seorang komisioner Bawaslu Kabupaten Blitar diberhentikan sementara. Pemberhentian dilakukan karena status hukumnya dalam kasus dugaan korupsi telah naik menjadi terdakwa.

Anggota Bawaslu itu berinisial EN. Ia terjerat kasus dugaan penyelewengan dana hibah dari Kementerian Koperasi dan UMKM untuk Revitalisasi Pasar Tumpang, Kecamatan Talun, pada 2015.

Terhitung mulai September 2019, EN diberhentikan sementara dari jabatannya, tepat setelah statusnya menjadi terdakwa dalam kasus tersebut.


Keputusan itu sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 138 ayat 1. Pasal tersebut menyebutkan, anggota Bawaslu yang berstatus terdakwa akan dilakukan pemberhentian sementara untuk menyelesaikan kasusnya.

"Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Blitar melaporkan kepada pimpinan yang lebih tinggi, baik Bawaslu Provinsi maupun RI tentang status hukum yang bersangkutan. Kini status hukumnya sudah terdakwa. Maka selanjutnya diterbitkan surat keputusan pemberhentian sementara," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Hakam Sholahudin saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (5/9/2019).