1.300 Personel Siap Tindak Pelanggar di Operasi Patuh Semeru

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 29 Agu 2019 09:53 WIB
Ribuan personel di Operasi Patuh Semeru/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Operasi Patuh Semeru 2019 mulai digelar mulai hari ini hingga dua minggu, yakni sejak 29 Agustus hingga 11 September 2019. Sebanyak 1.300 personel dari Polda Jatim hingga Polres jajaran pun disiagakan menindak setiap pelanggaran.

Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Jatim Kombes Sutardjo mengatakan dalam operasi ini ada tiga pelanggaran yang menjadi prioritas untuk ditindak.

"Satu, penggunaan helm standar, yang kedua kecepatan, yang ketiga melawan arus," papar Sutardjo usai memimpin apel di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (29/8/2019).

Sutardjo menambahkan hingga kini angka pelanggaran melawan arus masih cukup tinggi. Selain itu, masih banyak pengguna jalan melawan arus. Menurut Sutardjo, hal ini sangat membahayakan pengguna jalan lain.


"Kepada masyarakat di jalan, jangan mementingkan diri sendiri. Kita semua ingin cepat sampai di tujuan, potensi untuk kecelakaan. Maka saling mengingatkan diri sendiri dan orang lain," sarannya.

Tak hanya itu, untuk penggunaan helm standart juga menjadi salah satu prioritas penindakan. Menurutnya, dari data kepolisian, masih banyak pengendara yang menggunakan helm tidak selayaknya.

Misalnya saja helm sepeda angin masih banyak ditemui saat dipakai kendaraan roda dua. Selain itu, Sutardjo menyebut banyak pengendara yang tidak memakai helm.

"Fenomena masih banyak masyarakat yang tidak pakai helm, bahkan helm sepeda maih ada, itu kan sangat rawan. Sayangi diri sendiri gitu loh kan mencegah jangan sampai korbannya fatal meninggal dunia," imbuhnya.

Tak hanya itu, pada Operasi Patuh 2019 ini Sutardjo mengatakan sasaran prioritas ada delapan. Namun di Jatim pihaknya akan meningkatkan kamseltibcarlantas yakni keamanan keselamatan dan ketertiban lalu lintas.




Tonton juga video Warga Kendari Mendadak Serentak Bikin SIM, Ada Apa?:

[Gambas:Video 20detik]

(hil/fat)