detikNews
Kamis 22 Agustus 2019, 12:09 WIB

Hingga Agustus 2019, 42 Kebakaran di Mojokerto Hanguskan Rumah dan Hutan

Enggran Eko Budianto - detikNews
Hingga Agustus 2019, 42 Kebakaran di Mojokerto Hanguskan Rumah dan Hutan Kebakaran di Mojokerto (Enggran Eko Budianto/detikcom)
Mojokerto - Sepanjang 2019, telah terjadi 42 kebakaran di Kabupaten Mojokerto. Selain belasan rumah dan tempat usaha, kebakaran menghanguskan 215,6 hektare hutan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Muhammad Zaini mengatakan 42 kebakaran itu terjadi sejak awal tahun sampai 19 Agustus 2019. Insiden itu terdiri atas 16 kebakaran rumah, 6 kebakaran industri, 3 tempat usaha, 1 instansi, serta 5 kali kebakaran hutan dan 11 lahan.

Kebakaran sejauh ini telah menghanguskan 215,6 hektare hutan, terdiri atas 15,6 hektare hutan Perhutani di KPH Pacet dan BKPH Kemlagi, serta 200 hektare di Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo di Kecamatan Trawas.

"Sebelas kali kebakaran lahan, luasan yang terbakar 21,6 hektare," kata Zaini kepada wartawan, Kamis (22/8/2019).


Masih maraknya kebakaran hutan di Kabupaten Mojokerto, lanjut Zaini, salah satunya akibat ulah para pendaki. Menurut dia, api yang memicu kebakaran berasal dari api unggun yang ditinggalkan para pendaki gunung. Ditambah lagi angin dan panas selama musim kemarau yang mempercepat api menjalar.

"Terkadang pendaki maupun wisatawan kan membuat api unggun. Meski sudah dimatikan, terkadang saat ditinggal api kembali muncul, sehingga membakar hutan," ungkapnya.

Sementara itu, maraknya kebakaran rumah, kata Zaini, akibat kurang hati-hatinya pemilik rumah. Menurut dia, kerap kali kebakaran dipicu kompor yang tidak dimatikan, korsleting listrik, dan kebocoran elpiji.

"Itu yang menjadi faktor tingginya kebakaran rumah ataupun bangunan," terangnya.


Agar kebakaran tak terjadi, Zaini mengimbau para pendaki memastikan api unggun benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Selain itu, dia mengajak masyarakat rajin mengontrol instalasi listrik dan kompor gas di rumah masing-masing.

"Kami bersyukur kasus kebakaran tahun ini bisa kami tekan, sehingga lebih rendah dari tahun lalu," pungkasnya.

Sepanjang 2018, terjadi 13 kebakaran rumah, 13 industri, 20 tempat usaha, dan 4 bangunan instansi pemerintah. Sedangkan kebakaran hutan mencapai 55 kali dan 52 kali kebakaran lahan.



Video Menteri LHK Klaim Hotspot Kebakaran Hutan di Kalimantan Berkurang:

[Gambas:Video 20detik]


(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com