detikNews
Rabu 21 Agustus 2019, 16:32 WIB

Spesialis Pencuri Mobil Antardaerah di Jatim Ditembak Mati

Enggran Eko Budianto - detikNews
Spesialis Pencuri Mobil Antardaerah di Jatim Ditembak Mati Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom
Mojokerto, - Seorang spesialis pencuri mobil ditembak mati karena melawan memakai senjata tajam saat ditangkap. Pelaku tercatat telah beraksi 29 kali di 6 kabupaten dan kota di Jatim.

Jasad Sudiyono (39) saat ini terbujur kaku di kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto. Pria asal Dusun Cowek, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Pasuruan, ini tewas setelah dua timah panas dari senjata api polisi menerjang dadanya.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan Sudiyono disergap Unit Resmob di jalan kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Selasa (20/8) sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu pelaku melawan polisi menggunakan senjata tajam jenis badik. Akibatnya, seorang petugas terluka.

"Kami lakukan tindakan tegas terukur karena tersangka melakukan perlawanan yang membahayakan anggota kami," kata Setyo saat jumpa pers di kantornya, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Rabu (21/8/2019).

Polisi terpaksa melepaskan dua kali tembakan ke arah Sudiyono. Timah panas petugas mengenai dada pelaku. Dia tewas dalam perjalanan ke RS Sumberglagah, Pacet, Mojokerto.

Kapolres menjelaskan Sudiyono merupakan pimpinan spesialis pencuri mobil. Bersama komplotannya, dia telah beraksi 29 kali di 6 daerah di Jatim, yaitu 8 kali di Kabupaten Mojokerto, 5 kali di Madiun, 2 kali di Jombang, 1 TKP di Kota Mojokerto, 3 kali di Pasuruan, dan 10 TKP di Malang.


Pencurian mobil penumpang, pikap, dan truk itu dilakukan pelaku sejak Januari hingga Juli 2019. Sudiyono juga tercatat sebagai residivis kasus pencurian mobil yang sudah empat kali mendekam di lembaga pemasyarakatan.

"Timnya berganti-ganti, tapi pimpinannya tetap Saudara Sudiyono," ungkapnya.

Sebelum menyergap Sudiyono, lanjut Setyo, pihaknya lebih dulu meringkus Abdul Madjid (44), penadah mobil curian asal Desa Kesiman, Kecamatan Trawas, Mojokerto, Jumat (2/8) sekitar pukul 22.00 WIB. Petugas juga menemukan satu mobil Suzuki Carry hasil curian yang disembunyikan oleh pelaku.

Berbekal keterangan Madjid, polisi memburu Sudiyono. Namun pelaku berhasil kabur saat digerebek di tempat tinggalnya di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Dari rumah tersebut, petugas menemukan sebuah senpi rakitan laras panjang, 9 peluru tajam kaliber 5,56 mm, dan mobil hasil curian Toyota Kijang LGX bernopol B-2936-AZ.

"Senpi kami temukan saat penggeledahan di rumah. Karena punya senpi rakitan, dia menyiapkan perlawanan," terang Setyo.

Tersangka Madjid mengaku mengenal Sudiyono saat dirinya mendekam di lapas karena kasus narkoba. Selama ini dia membantu menyembunyikan mobil hasil curian koleganya itu. Saat ada pembeli, Sudiyono mengambil kembali mobil tersebut.

"Saya hanya dititipi empat kali. Saya dikasih Rp 400-500 ribu per mobil kalau dia ambil," tandasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com