Adalah Multazam (45) warga Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro, yang menemukan bendera sepanjang sekitar 20 meter. Pemilik lahan ini mengakui temuannya itu dianggapnya biasa dan wajar. Namun lantaran banyak warga yang tahu, akhirnya banyak warga yang datang ke rumahnya.
"Saat itu bendera merah putih posisi tergulung di bungkusan kain warna putih pada galian tanah sedalam 25 cm. Setelah ditemukan ya kita biarkan saja, tapi kok warga banyak yang dengar akhirnya ramai," ujarnya kepada detikcom di rumahnya, Senin (19/8/2019).
Kain warna merah dan putih tertimbun di tanah/ Foto: Ainur Rofiq |
Karena khawatir terjadi sesuatu, salah satu tetangga bernama Musta'in, mengamankan bendera merah putih tersebut di rumahnya. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke petugas Bhabinkamtibmas Polres Bojonegoro dan anggota koramil setempat.
Baca juga: Bojonegoro Menyapa Dunia Dengan Tari Thengul |
Petugas pun memastikan adanya bendera tersebut dengan mendatangi langsung lahan yang digali. Polisi pun melakukan penyelidikan.
"Sempat kemarin itu ada anggota kita yang ke lokasi untuk memastikan kabar ditemukan bendera. Tapi setelah dicek masih baik kondisinya. Kain itu juga dicuci oleh warga dan kini masih diamankan oleh masyarakat. Cuma di dalam tanah sekitar 25 cm ditemukannya," ucap Kapolsek Dander AKP Mashadi saat dikonfirmasi detikcom.
Bendera merah putih tertimbun tanah/ Foto: Ainur Rofiq |
Hingga kini kabar penemuan kain merah putih di dalam tanah masih dilakukan penyelidikan. Pihaknya berharap masyarakat tidak mengaitkan temuan tersebut dengan hal mistis. Polisi juga masih mencari kabar di warga hingga saat ini untuk mengetahui kejadian sebenarnya. (fat/fat)











































Kain warna merah dan putih tertimbun di tanah/ Foto: Ainur Rofiq
Bendera merah putih tertimbun tanah/ Foto: Ainur Rofiq