detikNews
Minggu 18 Agustus 2019, 18:47 WIB

Diduga Kecapekan, Warga Blitar Meninggal Mendadak Saat Ikut Karnaval

Erliana Riady - detikNews
Diduga Kecapekan, Warga Blitar Meninggal Mendadak Saat Ikut Karnaval Jenazah Marsuti di rumah duka (Foto: Istimewa)
Blitar - Seorang warga Blitar mendadak meninggal saat ikut karnaval. Warga tersebut diduga terlalu capek berjalan hingga ajal menjemputnya ketika rombongannya baru berjalan satu kilometer dari start.

Warga itu adalah Marsuti (54), warga Dusun Genengan, Desa Sanankulon, Kabupaten Blitar. Keterangan beberapa saksi mata pada polisi, Marsuti mengikuti karnaval di desanya, Minggu (18/8/2019) sekitar pukul 14.30 wib. Marsuti turut memeriahkan perayaan HUT ke-47 RI dengan ikut berjalan.

"Namun baru berjalan sekitar satu kilometer, yang bersangkutan tiba-tiba jatuh pingsan," kata Kasubbag Humas Polresta Blitar Ipda Wahyu Djatmiko dikonfirmasi detikcom, Minggu (18/8/2019).


Marsuti kemudian ditolong beberapa peserta karnaval yang lain. Mereka membawanya ke RS Syuhada Haji Kota Blitar. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Kematian Marsuti yang mendadak, ada yang menyangkut pautkan dengan bunyi sound system yang keras. Namun beberapa saksi menyangkal karena posisi korban dengan sound system jauh.

"Keterangan para saksi, sepertinya bukan karena suara sound system. Karena jaraknya sekitar 300 meter dari korban. Kemungkinan kecapekan saat berjalan," ungkapnya.


Ini juga diperkuat keterangan dari keluarga korban tentang riwayat sakitnya. Jadi, sebelum ikut karnaval, sebetulnya perempuan paruh baya ini sudah sering mengeluh kecapekan, masuk angin dan punya riwayat darah tinggi.

"Hasil visum luar tim medis rumah sakit juga menyatakan, di jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Permintaan keluarga menerima bahwa kejadian tersebut suatu musibah," pungkasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com