Gelar Upacara di Sungai, Aktivis Lingkungan Kibarkan Bendera Raksasa

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 17 Agu 2019 13:19 WIB
Upacara di sungai digelar di Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang - Upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI di sungai juga digelar di Jombang. Melalui upacara ini, para aktivis lingkungan bersama pelajar mengajak masyarakat agar tak membuang sampah di sungai. Selain itu, mereka juga menggelar lomba memungut sampah di sungai yang sama.

Upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI digelar di sungai Avoor Pandan, Jalan Kusuma Bangsa, Desa Sengon, Kecamatan Jombang sejak pukul 07.30 WIB. Puluhan peserta dari aktivis lingkungan Santri Jogo Kali, pelajar dan pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang.

Meski dilaksanakan di dalam sungai, prosesi upacara berjalan seperti pada umumnya. Mulai dari pengibaran bendera merah putih berukuran raksasa di tiang dari bambu yang ditancapkan di dasar sungai, pembacaan teks Pancasila, Proklamasi, dan Pembukaan UUD 1945, hingga amanah inspektur upacara dan doa.


Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan DLH Kabupaten Jombang Yuli Inayati mengatakan, upacara di sungai ini digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai. Dia berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah di sungai.

"Kami ingin 17 Agustus ini kita merdeka dari sampah, masyarakat sadar dan tidak lagi membuang sampah di sungai," kata Yuli kepada wartawan di lokasi upacara, Sabtu (17/8/2019).

Ia menilai, kondisi sungai-sungai di Kabupaten Jombang saat ini memprihatinkan. Karena air sungai banyak tercemar sampah dan limbah rumah tangga maupun industri.

"Karena kesadaran masyarakat dan dunia usaha juga masih rendah," terang Yuli.


Ketua Santri Jogo Kali Fatkhurrohman menjelaskan, berbagai kegiatan sengaja digelar di sungai agar masyarakat ikut merawat sungai. Salah satunya upacara HUT Kemerdekaan RI ke 74.

"Sehingga ke depan sungai menjadi idola warga Jombang, menjadi tempat kegiatan. Kalau sungai kotor, mereka jijik. Semoga tahun depan sungai bisa menjadi wisata," ungkapnya.

Selain upacara, hari ini sejumlah perlombaan juga digelar di Sungai Avoor Pandan. Perlombaan paling utama adalah memungut sampah sebanyak-banyaknya dari sungai tersebut.

"Peserta yang paling banyak memungut sampah akan kami beri hadiah," tandas Fatkhurrohman.


Simak Video "Bendera Merah Putih Sepanjang 100 Meter Berkibar di Bukit Sultra"

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)