detikNews
Sabtu 17 Agustus 2019, 08:13 WIB

Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan Bendera Merah Putih di Asrama Papua

Amir Baihaqi - detikNews
Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan Bendera Merah Putih di Asrama Papua Polisi berjaga di asrama mahasiswa Papua di Surabaya (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Polisi akan menyelidiki pembuangan bendera merah putih yang berada di depan asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan. Saat ini, polisi sedang mengumpulkan bukti dan para saksi.

"Kita akan cek, apakah salah satu bukti saksi manusia mungkin ada orang yang lewat atau ada CCTV ada mungkin ada alat lain yang bisa membuktikan," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho, Sabtu (17/8/2019).

Saat ditanya apakah mahasiswa yang melakukannya pembuangan bendera? Sandi menegaskan tidak mau berandai-andai siapa pelakunya. Namun yang jelas, tindakan tersebut merupakan penistaan lambang negara.

"Jangan berandai-andai. Kita kan masih mencari alat bukti jadi kita kan belum tahu sebenarnya. Untuk itu alat bukti dan saksi akan menjawab kita apa yang kita butuhkan besok," tegasnya.


"Nanti akan kita cek apa ancaman hukuman itu. Paling nggak itu kan penistaan terhadap lambang negara," lanjut Sandi.

Sandi juga memerintahkan untuk tetap menjaga asrama mahasiswa Papua. Sebab, ia tidak ingin ada hal lain yang tidak diinginkan, terlebih saat ini malam menjelang 17 Agustus.

"Malam tadi tetap kita amankan karena kita tidak mau berspekulasi apabila ada kegiatan-kegiatan lain yang tidak kita duga. Yang jelas di malam 17-an akan tetap akan kita jaga sampai hari ini. Mudah-mudahan tidak ada halangan," ucap Sandi.


Sedangkan menanggapi tuntutan massa yang menuntut agar asrama dikosongkan, Sandi meminta bersabar menunggu perkembangan sampai besok. Ia juga mengimbau kepada massa agar tidak melakukan tindakan yang melawan hukum sebab mahasiswa Papua juga masih menjadi bagian dari bangsa.

"Kita lihat seperti apa perkembangannya. Jadi kita lihat saja. Jadi kita kan tidak boleh menegakkan hukum dengan melawan hukum," ujarnya.

"Apapun juga bahwa itu bagian dari bagian bangsa ini, bangsa Indonesia. Jadi kita akan tetap menegakan aturan yang berlaku tetapi juga memperhatikan kondisi dan situasi yang ada," pungkas Sandi.

Ratusan warga gabungan berbagai ormas di Surabaya menggeruduk Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan. Massa geram karena Mahasiswa Papua tidak mau memasang Bendera Merah Putih. Warga menyebut ketika bendera merah putih dipasang oleh pihak Muspika depan asrama, bendera dibuang oleh para penghuni asrama.


Olly Sastra dan Bendera Merah Putih Pertama di Cirebon:

[Gambas:Video 20detik]




(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com