detikNews
Jumat 16 Agustus 2019, 12:25 WIB

Material SIM Habis, Pemohon di Jawa Timur Dapat Surat Keterangan

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Material SIM Habis, Pemohon di Jawa Timur Dapat Surat Keterangan Paur SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Jatim, AKP Heru Sudjiono/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Material untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) diketahui habis di beberapa daerah di Jatim. Namun tak perlu khawatir, Polda Jatim menegaskan pemohon tetap bisa dilayani untuk mendapatkan SIM.

Paur SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Jatim, AKP Heru Sudjiono mengatakan pihaknya tetap membuka layanan SIM untuk masyarakat.

"Pelayanan pengurusan SIM tetap kita buka bagi masyarakat pemohon SIM baru maupun perpanjangan," ucap Heru di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (16/8/2019).

Namun, Heru mengatakan jika para pemohon tidak mendapatkan SIM berbentuk kartu seperti biasanya. Tetapi berupa surat keterangan yang dilegalisir Ditlantas Polda Jatim atau petugas kepolisian lalu lintas yang berwenang.

Heru menyebut surat keterangan ini juga memiliki fungsi yang sama dengan SIM.

"Fungsinya sama dengan SIM, ini juga berlaku bagi yang memperpanjang masa berlaku SIM," lanjutnya.


Sementara Heru menyebut kebijakan ini diberlakukan akibat adanya keterlambatan distribusi material atau blanko SIM dari Korlantas Mabes Polri. Kondisi ini tak hanya terjadi di Jatim saja, namun terjadi di hampir seluruh Indonesia.

Selain itu, keterlambatan ini bukan karena material yang habis. Namun karena ada perubahan desain tampilan SIM baru. Nantinya, SIM desain baru akan memiliki dua tempat untuk foto pemohon.

Material SIM baru juga bakal dilengkapi dengan alat pengaman. Hal ini diklaim bisa mencegah upaya pemalsuan identitas pemegang SIM. Rencananya, material SIM desain baru ini akan diterbitkan jika material SIM lama sudah habis tersebar di masyarakat.

"Ada perubahan design SIM yang baru, sementara untuk material SIM yang lama harus habis dulu," ungkap Heru.

Di kesempatan yang sama, Heru meminta masyarakat untuk bersabar saat menerima SIM dalam bentuk surat keterangan.

"Jadi ini tinggal nunggu hitung-hitung daerah sini butuh berapa, daerah sini butuh berapa nanti didistribusikan. Satu bulan kedepan kemungkinan akan kembali seperti semula," pungkasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed