detikNews
Kamis 15 Agustus 2019, 18:12 WIB

Prostitusi Online dengan Layanan Threesome di Surabaya Dibongkar

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Prostitusi Online dengan Layanan Threesome di Surabaya Dibongkar Tersangka prostitusi online di Surabaya/Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Seorang wanita asal Jember ditangkap di Surabaya sebagai muncikari prostitusi online dari hotel ke hotel. Di Kota Pahlawan, ia menawarkan layanan threesome.

Pelaku berinisial WR (32). Ia merupakan warga Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates, Jember. Pelaku diringkus pihak kepolisian saat menawarkan jasa prostitusi dengan layanan threesome kepada pria hidung belang.

Kanit PPA Polrestabes AKP Ruth Yeni mengatakan, terbongkarnya praktik prostitusi online tersebut pada Senin (5/8) lalu. Praktik terlarang itu terbongkar saat kepolisian melakukan cyber patrol.

"Jadi kita berhasil mengungkap kembali jaringan prostitusi online. Kita jerat dengan UU TTPO dan Pasal 296 KUHP dan 506 KUHP, TKP-nya lagi-lagi di sebuah hotel di pusat kota," kata Ruth Yeni kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (15/8/2019).


Ruth menjelaskan, pelaku menawarkan tiga wanita yang berasal dari Jawa Tengah. Mereka saling kenal pertama kali saat berada di Madiun, saat mengelar 'expo' atau layanan seks di sebuah hotel.

"Jadi ini korban-korbannya dari luar kota. Ketiga korbannya dari Jawa Tengah. Mereka pekerjaannya kurang lebih freelance seksual komersil," terang Ruth.

"Bergabung dengan tersangka ini yang mereka kenal beberapa bulan sebelumnya dalam sebuah event atau 'expo' melayani di sebuah hotel di Madiun, Bojonegoro lanjut. Dan lanjut ke Surabaya dan mendapatkan pelanggan akhirnya kita amankan," imbuhnya.

Menurut Ruth, pelaku memasang tarif rata Rp 600 ribu untuk tiga PSK-nya. Booking dimulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB. Dalam sehari mereka bisa mendapatkan 2 sampai 3 pelanggan di hotel yang mereka booking untuk dijadikan tempat expo.

"Tarif per orang Rp 600 ribu. Tapi kalau yang di Surabaya yang kita amankan itu threesome di sebuah hotel tengah Kota Surabaya, Jalan Pemuda," ujar Ruth.


Ruth menambahkan, layanan seks tersebut ditawarkan melalui media sosial twitter. Untuk layanan threesome, mereka pasang tarif Rp 1,8 juta. Sebagai tanda jadi, mereka meminta uang Rp 300 ribu sebelum melakukan threesome.

"Yang di Surabaya pasang tarif Rp 1,8 juta untuk dua orang untuk layanan threesome. Pembagiannya nanti internal mereka sendiri yang membagi sendiri," lanjut Ruth.

Dalam kasus ini, kepolisian mengamankan barang bukti uang Rp 300 ribu dan satu buah kondom yang sudah terpakai. Kemudian 3 buah kondom yang masih baru dan sebuah ponsel milik tersangka.

Tersangka terancam terjerat Pasal 2 UU RI no 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Kemudian pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP atau mencari keuntungan dari perbuatan cabul seorang perempuan dan menjadikan sebagai mata pencaharian.



Tonton video Tukang Bakso Jual Istri yang Tengah Hamil Untuk Jasa Threesome:

[Gambas:Video 20detik]


(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed