Tukang Ojek dan Pelajar SMP di Malang Tewas Tertabrak KA Penataran

Muhammad Aminudin - detikNews
Minggu, 11 Agu 2019 12:11 WIB
Saat warga berkerumun di lokasi kejadian/Foto: Istimewa
Malang - Dua orang yang mengendarai motor berboncengan tewas tertabrak KA Penataran saat menyeberang di perlintasan kereta tanpa palang pintu, Jalan Raya Morojantek, Singosari, Kabupaten Malang. Mereka adalah tukang ojek dan pelajar SMP.

Salah satu korban bernama Supriyanto (50). Ia warga Jalan Raya Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Ia merupakan pengendara motor Honda Supra N 3426JW.

Kemudian korban yang dibonceng Supriyanto bernama Ahmad Libasut Taqwa (12). Ia pelajar SMP yang beralamat tak jauh dari lokasi kejadian.


Seperti keterangan yang dihimpun detikcom, mereka tertabrak KA Penataran dari arah Malang-Surabaya pagi tadi. Supriyanto merupakan tukang ojek yang tengah membonceng Ahmad Libasut menuju tempat tinggalnya.

Keterangan lain menyebutkan, Ahmad hendak pulang setelah mengikuti salat Idul Adha di sekolahnya. Kecelakaan yang terjadi mengundang perhatian warga sekitar, yang tak lama kemudian mengevakuasi kedua korban dibantu aparat kepolisian.
Jenazah korban dibawa ke RS dr Saiful Anwar/Jenazah korban dibawa ke RS dr Saiful Anwar/ Foto: Muhammad Aminudin
Supriyanto tewas di lokasi kejadian. Sementara Ahmad sempat dilarikan ke RS Prima Husada di Jalan Raya Mondoroko, Singosari, Kabupaten Malang. Namun nyawanya tak bisa diselamatkan.


Kedua jenazah selanjutnya dibawa ke RS dr Saiful Anwar untuk dilakukan autopsi. Kanit Laka Satlantas Polres Malang Ipda Agus Yulianto mengatakan, kecelakaan terjadi, ketika pengendara motor melewati perlintasan kereta api.

Dalam waktu bersamaan, KA Penataran tujuan Blitar-Surabaya melaju dari selatan (Malang) ke utara (Surabaya). Sehingga tabrakan pun terjadi.

"Hasil olah TKP, perlintasan kereta api memang tak memiliki palang pintu. Dua korban meninggal, setelah tertabrak kereta yang melintas," kata Agus saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (11/8/2019). (sun/bdh)