detikNews
Jumat 09 Agustus 2019, 15:49 WIB

Dilantik jadi Ketua Mabida Pramuka Jatim, Ini Harapan Gubernur Khofifah

Hilda Meilisa - detikNews
Dilantik jadi Ketua Mabida Pramuka Jatim, Ini Harapan Gubernur Khofifah Pelantikan mabida gerakan pramuka Jtaim (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Gubernur Khofifah Indar Parawansa resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jatim Masa Bakti 2019-2024. Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso.

Selain melantik Khofifah, Budi Waseso juga melantik Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Forkopimda Jatim menjadi Wakil Ketua Mabida. Selain itu, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono juga dilantik sebagai sekretaris.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kwarnas Gerakan Pramuka No. 29 Tahun 2019 tanggal 21 Maret 2019 tentang Pengurus Mabida Gerakan Pramuka Jatim masa bakti 2019-2024.

Usai dilantik, Khofifah mengatakan Gerakan Pramuka bisa menjadi pionir-pionir potensial bangsa dalam mengembangkan karakter pemimpin yang mandiri dan visioner. Selain itu, Pramuka mampu mencetak seorang enterpreneur yang kreatif dan inovatif.


Di kesempatan yang sama, Khofifah menyebut Pramuka bisa menyatukan berbagai pandu untuk menjaga etos kejuangan, rela berkorban, semangat persatuan dan kesatuan.

"Bulan Agustus menjadi momentum strategis untuk melakukan revitalisasi dan formulasi gerakan Pramuka yang penuh hero dan kejuangan dengan semangat persatuan dan kesatuan," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (9/8/2019).

Dewasa ini, Khofifah menambahkan tugas Pramuka cukup berat. Yakni bagaimana bisa mencetak pemimpin yang berkualitas.

"Pramuka hari ini memiliki tugas agar bisa mencetak pemimpin yang berkarakter dan mandiri. Baik pemimpin formal maupun informal. Oleh sebab itu, Pramuka harus bisa menjadi inspirasi semua pemuda-pemudi Indonesia, milenial Indonesia khususnya di Jatim," imbuh Khofifah.

Selain itu, Khofifah menambahkan Pramuka merupakan gerakan untuk membangun karakter bangsa. Dalam implementasinya, Pramuka mencakup segala aspek kehidupan baik ketangkasan, kepribadian, ketrampilan, kebangsaan hingga keagamaan.

"Untuk menyentuh generasi milenial, Pramuka bisa memanfaatkan konten digital untuk menarik minat mereka. Sehingga, para generasi millenial akan menjadi generasi yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan yang kuat serta berintegritas," tuturnya.


Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso mengatakan gerakan pramuka merupakan lembaga pendidikan non formal sebagai pelengkap pendidikan nasional.

Tak hanya itu, dia berharap Pramuka dapat berperan pada pendidikan karakter kaum muda. Hal ini sesuai dengan nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma yang digali dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia dan identik dengan nilai universal yang berlaku di seluruh dunia.

"Saya yakin dan percaya dengan susunan pengurus Mabida yang baru ini masa depan gerakan kepramukaan di Provinsi Jatim dapat lebih maju dan berkembang," harapnya.

Dalam kesempatan ini, hadir pula Forkopimda Jatim, Bupati dan Walikota selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka kabupaten atau kota se-Jatim, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim Saifullah Yusuf hingga serta pimpinan Saka Gerakan Pramuka se-Jatim.
(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com