detikNews
Jumat 09 Agustus 2019, 12:31 WIB

Seorang Ibu di Nganjuk Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya

Sugeng Harianto - detikNews
Seorang Ibu di Nganjuk Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya Polisi merilis kasus ibu yang bunuh bayinya sendiri (Foto: Sugeng Harianto)
Nganjuk - Seorang ibu di Nganjuk harus berurusan dengan polisi. Ibu berinisial SMT (27), warga Kelurahan Payaman, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, itu tega menghabisi nyawa bayi yang baru dilahirkannya.

"Jadi wanita berinisial SMT harus berurusan dengan polisi lantaran sengaja membunuh bayi kandungnya sendiri yang baru dilahirkannya," terang Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta saat rilis di kantornya, Jumat (9/8/2019).

SMT, kata Dewa, diketahui tega membunuh anak kandungnya setelah dibawa sang suami berobat ke RSUD Nganjuk. Saat pemeriksaan di RS, dokter melihat ada kejanggalan, yakni ditemukannya ari-ari pada perut SMT.


"Jadi pihak RSUD menemukan ada kejanggalan temuan ari-ari di perut korban. Lantas dokter menghubungi kami (polisi) untuk membantu melacak kecurigaan di rumah pelaku," kata Dewa.

Diungkapkan Dewa, saat polisi melakukan penggeledahan di rumah pelaku, ditemukan bayi perempuan di kolong tempat tidur. Bayi dengan berat 2,87 gram dan panjang 53 sentimeter itu ditemukan dengan kondisi ada tali plastik warna putih di leher dan dimasukkan dalam tas kain warna cokelat.

"Bayi ditemukan di kolong tempat tidur pelaku dengan kondisi ada kantong plastik berwarna putih melilit ke leher. Bayi itu dimasukkan tas kain warna cokelat," ujar Dewa.


Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Nikolas Bagas menuturkan, dari rumah pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah gunting gagang warna hitam diduga untuk memotong tali pusar.

"Selain itu, sebuah asbak rokok terbuat dari cor semen, dua lembar banner yang terdapat lumuran darah, sebuah kantong plastik warna putih, sebuah tas kain warna cokelat, dan sebuah celana pendek selutut warna ungu motif kembang-kembang," ujar Nikolas.

Pelaku terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara atas Pasal 80 ayat 3 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 341 KUHP dalam kasus kekerasan terhadap anak dan.atau dengan sengaja menghilangkan nyawa bayinya.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com