Gelorakan Nawa Bhakti Satya, 'Jatim Cettar' Berkibar di Puncak Mahameru

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Minggu, 04 Agu 2019 13:30 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Surabaya - Bendera Cepat, Efektif, Tanggap, Transparan, Akuntabel dan Responsif (Cettar) Jatim berhasil dikibarkan di Puncak Mahameru. Di suhu minus 2 derajat celcius, Tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jatim berhasil mengibarkan bendera 'Jawa Timur Cettar' di puncak Gunung Semeru, Lumajang.

Di atas ketinggian 3.676 Mdpl, angin berhembus cukup kencang. Kondisi ini menambah dingin suhu udara. Namun itu semua tidak menyurutkan langkah personel tim Bapenda Jatim, untuk mengibarkan bendera yang menjadi ikon program Gubernur Jawa Timur ini.

Ekspedisi ini khusus dilakukan Bapenda Provinsi Jatim atas ide dan dukungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk memperingati HUT ke -74 RI dan Provinsi Jatim, serta HUT ke-57 Bapenda Jatim.

Dalam ekspedisi ini, Sang Saka merah putih, lambang Jer Basuki Mawa Beya, dan logo Jatim Cettar dikibarkan secara bersamaan di atas puncak Mahameru. Ini menjadi penanda, tingginya semangat nasionalisme masyarakat Jawa Timur sekaligus tingginya semangat Cepat, Efektif, Tanggap, Transparan, Akuntabel dan Responsif Pemprov Jatim dalam memberikan layanan bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur dr Heru Tjahjono saat memberangkatkan tim ekspedisi Mahameru Bapenda Jatim di Malang mengatakan, semangat nasionalisme itu terus terpupuk sebagai bagian dari rasa memiliki NKRI. Dan ini juga merupakan simbol dari semangat kinerja Pemprov Jatim yang Cettar sesuai arahan gubernur.


Sementara Kepala Bapenda Jatim, Boedi Prijo Soepajitno menegaskan secara khusus dipilihnya puncak Semeru sebagai tempat mengibarkan bendera Jatim Cettar ini, karena Semeru terdapat dalam logo Provinsi Jawa Timur.

Jatim Cetarr di Ranu Kumbolo/Jatim Cetarr di Ranu Kumbolo/ Foto: Istimewa

"Selain itu, sesuai instruksi Gubernur Jawa Timur untuk mempromosikan wisata di gunung Semeru dan Bromo. Ini ekspedisi pertama kalinya. Karena selama 74 tahun, baru kali ini ini Pemprov Jatim naik ke Mahameru. Bapenda Jatim untuk Jawa Timur Cettar," tegas Boedi Prijo.

Sebanyak 20 tim Bapenda Jatim, juga membentangkan banner Jatim Cettar di atas Ranu Kumbolo. Tak hanya itu, banner foto Gubernur Jawa Timur dengan slogan Jatim Cettar, dilakukan dengan susah payah di tengah cuaca suhu sekitar 6 derajat celcius.

Tim ekspedisi mulai naik dari Ranu Pane, Kamis (1/8//2019) pukul 13.00 wib langsung menuju puncak Mahameru. Bendera Merah Putih, Bendera lambang Jawa Timur CETTAR bisa dikibarkan, Jumat (2/8/2019) pukul 09.00 wib. Kemudian dilanjutkan dengan pembentangan banner di Ranu Kumbolo pukul 16.00 WIB.

Setelah beristirahat, tim ekspedisi kembali ke basecamp Ranu Pane, Sabtu (3/8/2019) pagi. Cuaca puncak Mahameru memang cukup cerah, dengan sedikit berkabut, namun faktor kerasnya embusan angin dan suhu yang sangat dingin sedikit menyulitkan para pendaki dari Bapenda Jatim. Perlu perjuangan ekstra dengan stamina yang kuat untuk bisa mencapai puncak Mahameru.

Dalam misi ini, Bapenda Jatim juga melakukan bakti sosial penanaman 2.000 bibit cemara gunung di danau Desa Ranu Pane. Boedi Prijo mengungkapkan, misi ini juga merupakan bagian dari menggelorakan semangat Nawa Bhakti Satya agar sampai di seluruh wilayah Jatim.


"Jadi tidak hanya di perkotaan. Nawa Bhakti Satya juga harus terdengar di pedesaan hingga pegunungan," ungkapnya.

Jatim Cetarr gelar baksos dan tanam pohon cemara/Jatim Cetarr gelar baksos dan tanam pohon cemara/ Foto: Istimewa

Kegiatan ini , lanjut dia, berawal dari ide Gubernur Jawa Timur saat pencanangan hari Lingkungan Hidup di Probolinggo beberapa waktu yang lalu. Selain itu juga karena kepedulian Bapenda Jatim atas kondisi lingkungan hidup saat ini.

"Kami melihat bencana alam, ada hutan yang terbakar, sehingga membuat ibu Gubernur prihatin. Penanaman pohon menjadi satu keharusan sebagai satu langkah reboisasi. ASN Bapenda Jatim hadir untuk mendukung kebijakan gubernur itu," jelas Boedi Prijo.

Kegiatan penanaman pohon cemara gunung ini mendapat sambutan baik dari masyarakat sekitar Desa Ranu Pane.

Kepala Resort Ranu Pane Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) Sosio Kayo menyampaikan, kegiatan yang dilakukan Bapenda Jatim ini tidak saja sangat bermanfaat.

Kegiatan penanaman pohon cemara gunung ini mendapat sambutan baik dari masyarakat sekitar desa Ranu Pane. Kepala Resort Ranu Pane Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) Sosio Kayo menyampaikan, kegiatan yang dilakukan Bapenda Jatim ini tidak saja sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Namun juga bagi seluruh wisatawan/pengunjung di Semeru.


"Pohon cemara gunung ini merupakan tanaman endemik, yang sangat dibutuhkan untuk penyerapan air dan menahan tanah agar tidak longsor. Karena dalam satu tahun terakhir, banyak sekali pepohonan yang roboh," kata Sosio Kayo.

Menurut Kayo, pohon cemara gunung yang ditanam setinggi satu meter ini, dalam waktu 5 tahun akan segera membesar. Sehingga bisa menahan tanah longsor dan mendukung penyerapan air di sekitar ranu Pane.

Pada kegiatan tersebut juga sosialisasi sadar Pajak Kendaraan Bermotor, bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada fakir miskin, yayasan yatim piatu dan pondok pesantren. (fat/fat)