Empat Bulan Kekeringan, Warga di Probolinggo Baru Dapat Pasokan Air Bersih

M Rofiq - detikNews
Sabtu, 03 Agu 2019 21:08 WIB
Droping air bersih ke warga/Foto: M Rofiq
Droping air bersih ke warga/Foto: M Rofiq
Probolinggo - BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan droping air bersih ke Desa Gunung Tugel, Kecamatan Bantaran, Sabtu (3/8/2019).

Pasalnya, warga harus mondar-mandir menempuh jarak sekitar 2 KM untuk mendapat air bersih, berasal dari sumur bor di desa seberang.

"Karena embung mengering, dapat airnya ya dari desa seberang. Sehari ya bisa sampai 3-5 kali ambil air bersih, itu pun tak gratis. Kita masih harus bayar iuran sebesar Rp 15 ribu untuk listrik sumur bor," kata salah satu warga, Sukisin.

Sukisin mengaku bersyukur dengan bantuan air bersih. Pasalnya kekeringan di desanya sudah terjadi sekitar 4 bulan lalu. Akibatnya banyak warga yang akhirnya mencari pasokan air dari desa lain.


Droping air bersih ini dilakukan dengan mengerahkan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter air bersih. Tiba di lokasi, warga langsung membentuk antrean guna mendapat jatah pasokan air bersih.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Probolinggo, Sugeng Supri Sayoga menyebut, droping air bersih dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan adanya permintaan air lantaran dilanda kemarau.

Menurutnya, ada 150 KK dengan sekitar 300 jiwa yang mendapat jatah pasokan air bersih dari BPBD.

"Droping ini dilakukan agar warga mudah mendapatkan air bersih. Saya imbau masyarakat segera melapor, jika membutuhkan bantuan air bersih," terang Sugeng. (fat/fat)