Polres Bojonegoro kedatangan Tim Puslitbang Mabes Polri. Tim melakukan survei dengan membagikan lembar kuesioner pada masyarakat, terkait masing-masing fungsi pelayanan publik di polres. Survei dilakukan di ruang tahanan, ruang pelayanan SKCK dan Kantor Satpas Pelayanan SIM.
Selain itu, tim survei juga membagikan lembar kuesioner pada Lembaga Pemasyarakatan Bojonegoro, perkantoran perbankan dan beberapa sekolah. Survei dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan dan kinerja Polri di Kota Minyak.
Tim Puslitbang Polri dipimpin Kombes Pol Guntur Setyanto. Tim beranggotakan Kombes Pol Dadang Suwondo, Dr Vita Mayastinasari, AKBP Hanafiah Nembo dan Penda Tegawati.
Mereka melihat langsung inovasi Polres Bojonegoro terkait pelayanan publik. Salah satunya program Polisi Dulure Dewe (PDD). Dengan program tersebut, Polres Bojonegoro berusaha lebih dekat dengan masyarakat untuk menampung keluhan dan aspirasi.
"Dengan adanya terobosan ini sangat positif sekali. Sesuai kebijakan pimpinan yakni Profesional, Moderen dan Terpercaya(Promoter) bahwa suatu organisasi atau lembaga untuk membuat kebijakan harus melalui proses penelitian dan pengembangan(Litbang). Dengan adanya Litbang ini, pimpinan bisa mengetahui langsung terhadap kinerja personel Polri dan pimpinan akan menentukan kebijakan ke depan," kata Guntur, Rabu (24/7/2019).
Menurut Guntur, dalam penelitian ada 5 indikator pengungkit layanan yang dilihat. Yakni bukti langsung (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance) dan kesesuaian (conformance).
Tim juga melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan para Kasat Opsnal yang memiliki pelayanan publik. Diskusi berlangsung dengan pembahasan seputar peningkatan kualitas pelayanan menuju pelayanan prima dan pengaduan pelayanan publik. FGD diharapkan dapat memperluas wawasan para Kasat Opsnal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kita baru pertama kali datang ke Polres Bojonegoro, dengan kedatangan kami ini diharapkan menjadi acuan atau pedoman bagi Kasat Wil untuk menentukan kebijakan. Alhamdulillah, untuk saat ini masyarakat sudah percaya terhadap tingkat kepuasan publik kinerja Polri," pungkas Guntur. (sun/bdh)











































