detikNews
Senin 22 Juli 2019, 13:38 WIB

Dua Peristiwa Kecelakaan Terjadi di Jalur Jombang-Babat

Eko Sudjarwo - detikNews
Dua Peristiwa Kecelakaan Terjadi di Jalur Jombang-Babat Truk Tronton Seruduk Bus Rombongan Ziarah Wali Lima/Foto: Istimewa
Lamongan - Dua kecelakaan terjadi di jalur Jombang-Babat, tepatnya di Desa Girik Kecamatan Ngimbang, Lamongan. Yakni kecelakaan tunggal truk bermuatan makanan ringan dan kecelakaan truk tronton yang menyeruduk bus wisata berpenumpang rombongan ziarah wali.

Seperti nformasi yang dihimpun, truk dengan nopol W 9022 XB yang mengalami kecelakaan tunggal dikemudikan Jumarin (51) warga Dusun Kedunglangkap, Kencong, Jember. Truk itu nyungsep ke barat jalan dan masuk ke dalam kanal sekitar pukul 01.30 WIB.

"Kecelakaan tunggal ini menyebabkan pengemudi tewas seketika di TKP dengan kondisi kedua tangannya patah dan wajah hancur tidak dikenali lagi," kata Kanit Laka Lantas Polres Lamongan, Iptu Sudibyo pada wartawan, Senin (22/7/2019).

Sekitar 30 menit berselang, kecelakaan kedua pun terjadi. Lokasinya hanya berjarak sekitar 300 meter dari lokasi pertama.

Sebuah truk tronton dengan Nopol S 9073 PB menyeruduk bus yang mengangkut rombongan ziarah wali dari Tulungagung. Truk tersebut dikemudikan Siswanto (48) warga Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto


Ketika itu, truk berjalan dari selatan ke utara dengan kecepatan lebih kurang 30 km per jam. Saat mendekati tempat kejadian yang jalannya menurun, tiba-tiba rem truk tidak berfungsi sehingga pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraan.

"Bersamaan dengan truk yang mengalami rem blong ini melaju dari arah berlawanan Bus Pariwisata Alvin Jaya dengan Nopol K 1568 GD. Yang dikemudikan oleh Syaifudin Zuhri (24), warga Trenggalek yang baru saja pulang dari ziarah wali 5. Dan karena jarak terlalu dekat akhirnya truk tersebut menyeruduk bus wisata yang mengakibatkan korban luka parah 2 orang dan puluhan lainnya luka ringan," papar Dibyo.
Truk yang mengalami kecelakaan tunggal/Truk yang mengalami kecelakaan tunggal/ Foto: Istimewa
Menurut Sudibyo, Syaifudian sempat mengurangi kecepatan saat melihat truk dari arah berlawan berjalan oleng. Namun karena truk mengarah ke kanan jalan, tabrakan tidak terhindarkan hingga terjadi adu kepala antara truk dan bus.

"Truk terus melaju hingga masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 5 meter. Sedangkan bus terguling di atas badan jalan," imbuh Dibyo.


Kecelakaan yang kedua ini, terang Dibyo, mengakibatkan 2 orang mengalami luka berat. Yakni kernet bus wisata Kholis (40) dan penumpang bus yang bernama Devi (32). Devi mengalami luka berat di bagian kepala.

Puluhan korban lainnya, yakni penumpang bus dan sopir truk masih dirawat di RSUD Ngimbang dengan beragam luka. Korban luka ringan mencapai 24 orang.

"Dua korban luka berat akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih tinggi karena menderita luka yang cukup parah," lanjutnya.

Sampai saat ini, dua bangkai kendaraan yaitu truk dan bus yang terlibat tabrakan belum berhasil dievakuasi. Upaya evakuasi kendaraan dengan dump truk tidak berhasil.

"Siang ini kami akan mencoba mengevakuasi lagi menggunakan crane," pungkas Dibyo.
(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com