detikNews
Kamis 18 Juli 2019, 16:29 WIB

Naik ke Puncak Ijen di Suhu Dingin 3 Derajat, Ini Tipsnya

Ardian Fanani - detikNews
Naik ke Puncak Ijen di Suhu Dingin 3 Derajat, Ini Tipsnya Pengunjung kawah Ijen (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Suhu udara di puncak Gunung Ijen turun hingga titik terendah 3 derajat celsius pada pukul 02.00 WIB hingga 04.00 WIB dini hari. Bahkan diperkirakan akan terus turun pada bulan Juli hingga Agustus.

Untuk mengantisipasi suhu dingin ini, ada beberapa tips bagi wisatawan yang berkunjung di Gunung yang berada di perbatasan antara Banyuwangi dan Bondowoso ini.

Agar tetap aman, pendaki wanita Banyuwangi, Reisyana Kusuma Dewi (39), membagikan tips bagi pengunjung Ijen agar tetap aman ke puncak. Staf Humas Pemkab Banyuwangi yang telah mendaki sejak duduk di bangku SMP itu mengatakan suhu udara 3 derajat celsius cukup ekstrem bagi masyarakat umum.

Reisyana mengatakan pendaki yang ingin menembus cuaca ekstrem puncak Ijen jangan sampai meninggalkan pakaian penghangat badan. Di antaranya jaket tebal, masker, kaus tangan dan syal. Pilihlah bahan pakaian yang tak menyerap dingin. Bahan yang dilarang adalah bahan kain jeans. Sebab bahan ini sangat menyerap dingin.


"Jangan pakai baju dan celana jeans. Karena itu menyerap dingin. Pilihlah pakaian yang menyerap panas seperti Polyester goretex, wol, Thinsulate, Polar fleece dan masih banyak lagi," ujarnya kepada detikcom, Kamis (18/7 /2019).

Selain pakaian, kata Netty, membawa makanan dan minuman hangat sangat membantu wisatawan yang akan naik ke puncak Ijen. Di area Kawah Ijen tidak ada yang menjual makanan. Makanan bisa dibeli di kawasan parkiran Paltuding dan pos timbangan belerang sekitar setengah perjalanan di jalur pendakian.

"Dan jangan lupa bawa makanan saat ke atas. Karena waktu nunggu di puncak cukup lama, karena dingin itu bikin orang semakin lapar," kata ibu 3 anak yang lebih dari 20 kali ke Kawah Ijen ini .

Nety juga mengatakan kondisi suhu dingin Ijen pernah dihadapinya tahun 2015. Saat dia sampai puncak, bahkan suhu udara mencapai 3 derajat celcius.

"Normalnya itu 15-16 derajat. Saya sudah naik lebih dari 20 kali di Ijen, dulu seingatku juga pernah sampai ekstrem di 3 derajat celcius," pungkasnya.


Sementara itu, salah satu guide TWA Kawah Ijen, Andika mengatakan suhu ekstrem di puncak Ijen bisa memicu Hipotermia. Wisatawan diharapkan terus bergerak agar tidak terjadi gejala hipotermia.

"Dipuncak Ijen sangat dingin. Mengantisipasi agar tidak terjadi hipotermia diharapkan wisatawan bisa bergerak terus. Jangan sampai diam," ujarnya.

Selain itu, sebelum naik ke puncak Ijen diharapkan wisatawan bisa mengukur kondisi fisik yang ada. "Jika memang tak fit jangan berangkat. Karena kondisi saat ini suhu Ijen sangat dingin," pungkasnya.

Simak Video "Kawasan TWA Kawah Ijen Terbakar Hebat"
[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com