Kepala KUA di Jatim Sambut Baik Tes Narkoba Bagi Calon Pengantin

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 17 Jul 2019 18:11 WIB
Foto: Suparno
Surabaya - Kanwil Kemenag Jatim dan BNNP Jatim akan mewajibkan pasangan yang hendak menikah untuk tes narkoba. Para kepala KUA pun menyambut baik hal ini.

Kepala KUA Karangbinangun Lamongan Muhamad Badrus Soleh mengaku setuju saja dengan kewajiban itu. Namun pihaknya masih menunggu surat resmi dari Kanwil Kemenag Jatim.

"Setuju banget. Tapi pelaksanaannya menunggu surat resmi lah nanti. Biasanya nanti Kanwil ada surat resmi ke kabupaten, baru kabupaten ke KUA. Baru kita jalankan perintahnya seperti apa. Hampir semua teman-teman menyambut baik, ini kan pembinaan," papar Badrus kepada detikcom di Surabaya, Rabu (17/7/2019).


Tak hanya itu, Badrus menyebut salah satu syarat bagi mempelai pria atau wanita yang mendaftar di KUA yakni tes kesehatan. Jika ditambah dengan tes narkoba, menurutnya wajar-wajar saja sebagai salah satu indikator.

"Biasanya orang sebelum menikah selalu tes kesehatan dan urin. Kalaupun ada tes narkoba, berarti ada satu item lagi, tidak ada yang ribet," kata Badrus.

"Artinya kalau nanti ada perintah untuk narkoba, saya kira sama. Kan selama ini sudah ada tes urine sama darah, tinggal tesnya lain di puskesmas itu saja," imbuhnya.


Senada dengan Badrus, Kepala KUA Kecamatan Sawahan Surabaya, Tolkah juga mengaku siap menjalankan perintah dari Kanwil Kemenag Jatim terkait diberlakukannya tes narkoba ini.

"Pada prinsipnya kami yang di KUA siap saja uuntuk melaksanakan kalau udah ada surat edarannya," tandasnya.

Sementara Kepala KUA Sukolilo Surabaya Mastur beranggapan jika tes narkoba ini akan berguna bagi kemaslahatan hidup kedua mempelai.

"Kebijakan yang diterbitkan pasti akan berguna dan demi kemaslahatan masyarakat, dengan adanya mou tentang tes urin bagi calon pengantin menjamin dan memperkuat apa yang sudah dilakukan pemerintah Kota Surabaya yakni keterangan sehat dari puskesmas," kata Mastur.

Selain itu, Mastur menyarankan agar masyarakat bisa menyambut baik hal ini.

"Bagi kami pelayanan kepada masyarakat lebih utama jangan sampai masyarakat terbebani dan terkendala dengan adanya tes urin tersebut. Menurut kami tes urin juga bagus karena ketika calon pengantin terbebas dari narkoba akan menjamin kehidupan rumah tangga akan lebih baik dan berkualitas baik fisik maupun non fisik, menjamin bisa membangun dan menjadikan keluarganya bahagia sejahtera dan tenteram, sakinah mawaddah warochmah," pungkasnya. (hil/iwd)