Evakuasi 4 Pegawai terjebak di Atap Gudang Terbakar Berlangsung Dramatis

Evakuasi 4 Pegawai terjebak di Atap Gudang Terbakar Berlangsung Dramatis

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 15 Jul 2019 19:27 WIB
Gudang yang terbakar (Foto: Amir Baihaqi)
Gudang yang terbakar (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Proses evakuasi 4 pekerja yang terjebak di atap sebuah gudang yang terbakar berlangsung dramatis. Sekujur tubuh mereka menghitam akibat terpapar asap yang mengepul.

"Ada 4 tadi pekerja yang tertinggal di atap gedung yang terbakar," kata Plt Kepala PMK Kota Surabaya Irvan Widianto kepada detikcom, yang turut menyaksikan proses evakuasi di lokasi, Senin (15/7/2019).

Menurut Irvan, 4 pekerja tersebut terjebak di atap lantaran api menjalar begitu cepat. Mereka tidak sempat menyelamatkan diri seperti enam pekerja lainnya.


Beruntung petugas PMK segera datang ke lokasi dan mengevakuasi tiga pekerja menggunakan 2 bronto skylift. Sedangkan satu pekerja lainnya menyelamatkan diri turun dari gedung dengan menggunakan tali.

"Kondisi 3 pekerja sudah hitam seperti terpanggang karena asap yang mengepul besar. Saya kira itu telat sedikit sudah terpanggang mereka," terang Irvan.

"Nah yang satunya itu menyelamatkan diri dari atap dengan tali turun ke bawah dan langsung kita evakuasi dan larikan ke rumah sakit" Irvan melanjutkan.


Ia membenarkan, hampir semua pekerja yang dievakuasi mengalami sesak napas. Mereka menjadi korban tebalnya asap yang mengepul. Meski begitu, saat ini kondisi mereka sudah relatif stabil.

"Sudah baik semua. Ada memang sempat terbakar di kaki dan tangan tapi sudah mendapat perawatan di rumah sakit," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah gudang di Pergudangan Mutiara Tambak Langon di kawasan Tambak Langon, Asemrowo terbakar. Sepuluh karyawan yang sedang bekerja dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit setempat. Bahkan 4 di antaranya sempat terjebak di atap gudang.




Simak Juga 'Diduga Tempat Penyimpanan Minyak Ilegal, Gudang di Jambi Terbakar':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Kemunculan Sumber Gas Gegerkan Warga Glagah Lamongan"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/bdh)