detikNews
Minggu 14 Juli 2019, 10:46 WIB

Daftar Sejak Usia 7 Tahun, Ini Kisah Azka Jemaah Haji Termuda dari Surabaya

Hilda Meilisa - detikNews
Daftar Sejak Usia 7 Tahun, Ini Kisah Azka Jemaah Haji Termuda dari Surabaya Azka dan ibunya (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Panggilan menunaikan ibadah haji memang sarat akan misteri. Tak ada yang tahu, kapan dan pada umur berapa manusia bisa memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci.

Sama halnya dengan Azka Khoirunnisa, remaja yang baru lulus SMA ini tak menyangka bisa menunaikan Rukun Islam ke-5 di usianya yang baru menginjak 18 tahun.

Sebelumnya, Azka telah mendaftar haji sejak berusia 7 tahun, tepatnya di 2008. Dia juga bercerita jika foto dirinya saat mendaftar berbeda jauh dengan yang saat ini karena terpaut jarak 11 tahun.

"Saya bersyukur banget bisa daftar pas umur masih kecil. Banyak yang sudah tua tapi masih menanti (keberangkatan) tapi saya bersyukur sudah didaftarkan orang tua saya," kata Azka saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) Sukolilo Surabaya, Minggu (14/7/2019).


Remaja yang lahir pada 2 Juli 2001 ini mengatakan berhaji memang cita-citanya sejak kecil. Saat mengetahui jika didaftarkan orang tuanya, Azka mengaku tak sabar untuk melihat kemegahan Baitullah.

Di sana, Azka ingin berdoa agar diberi ketetapan iman dan menjadi pribadi yang lebih taat agama. Azka juga ingin bermunajat agar cita-citanya bisa tercapai.

"Doa khususnya buat Rasulullah, orang tua, buat kakak. Buat orang-orang terdekat. Saya ingin menjadi anak yang sholeh membanggakan kedua orang tua. Pengen cita-citanya terkabul, saya ingin ambil kedokteran," imbuhnya malu-malu.

Tak sendiri, Azka berhaji ditemani ibundanya Uswatun Hasanah (54). Saat ditemui, Uswatun mengatakan keinginan berhaji dengan anaknya memang impiannya sejak lama.

"Saya dulu pernah haji. Haji pertama banyak orang yang dengan orang keluarganya, saya melihatnya iri. saya kepengan seperti itu. Alhamdulillah bisa terwujud," kata Uswatun.


Karena keinginan itu, Uswatun akhirnya mendaftarkan seluruh keluarganya pada 2008. Namun saat gilirannya berhaji pada 2018, Azka terpaksa tak bisa ikut karena usianya yang belum mencukupi.

Akhirnya, suami Uswatun dan dua anaknya memutuskan berhaji pada 2018. Sementara dirinya dan Azka harus menunda haji satu tahun berikutnya.

"Waktu mapnya disisihkan itu menangis menjerit-jerit karena umurnya kurang untuk berhaji. Dulu masih nunggu dapat KTP," papar Uswatun.

Simak Video "Dulu Tempat Karantina Haji Ini Termewah di Era Belanda, Kini..."
[Gambas:Video 20detik]

(hil/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed