detikNews
Sabtu 13 Juli 2019, 22:00 WIB

Paguyuban Pencak Silat Jombang Beriman Satukan Puluhan Perguruan Silat

Enggran Eko Budianto - detikNews
Paguyuban Pencak Silat Jombang Beriman Satukan Puluhan Perguruan Silat Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Puluhan perguruan pencak silat di Kota Santri kini dipersatukan dalam Paguyuban Pencak Silat Jombang Beriman (PSJB). Pembentukan Paguyuban PSJB salah satunya untuk mencegah konflik antar perguruan silat.

Pengukuhan Paguyuban PSJB digelar di Mapolres Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim. Pembentukan paguyuban ini diikuti 24 ketua dan pengurus perguruan pencak silat yang ada di Kota Santri.

Selain Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto, pengukuhan PSJB juga dihadiri Wabup Sumrambah, Ketua DPRD Joko Triono, Kajari Syarifuddin, Dandim 0814 Letkol Arm Beni Sutrisno, serta Dansat Radar 222 Kabuh Mayor Leg Eprit Reputra.

Terbentuknya Paguyuban PSJB ditandai dengan deklarasi damai antar perguran silat. Para pendekar dari puluhan perguruan silat menghibur Forkopimda Jombang dengan atraksi seni bela diri.

Terdapat 5 poin deklarasi damai yang dibacakan pimpinan perguruan silat Pagar Nusa Jombang, Gus Idris. Para anggota Paguyuban PSJB menyatakan setia kepada Pancasila dan NKRI.


Mereka juga sepakat menjunjung nilai-nilai luhur perguruan pencak silat. Sehingga terbentuk sosok pendekar yang tangguh, beriman, bertanggungjawab, serta peduli dengan lingkungan masyarakat. Selain itu, para anggota Paguyuban PSJB sepakat untuk saling menghormati antar perguruan pencak silat.

"Bersungguh-sungguh sanggup berperan serta dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Jombang dalam setiap kegiatan. Siap membantu aparat berwenang dalam menyelesaikan setiap permasalahan konflik antar kelompok anggota perguruan pencak silat sesuai dengan prosedur dan aturan hukum yang berlaku," kata Gus Idris membacakan isi deklarasi damai, Sabtu (13/7/2019).

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto menjelaskan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jombang membentuk Paguyuban PSJB untuk mempersatukan seluruh organisasi pencak silat di Kota Santri. Pembentukan Paguyuban ini masih menjadi rangkaian Hari Bhayangkara ke 73.

"Sejatinya kami Forpimda Jombang membentuk Paguyuban Pencak Silat adalah untuk melayani dan mempersatukan masing-masing organisasi pencak silat di Jombang untuk saling menghargai menghormati dan menjaga kerukunan antar perguruan pencak Silat," terangnya.

Sementara Wabup Jombang Sumrambah berharap dengan pemersatuan puluhan perguruan silat tak ada konflik antar perguruan silat di wilayahnya. Pembentukan Paguyuban PSJB ini juga diharapkan menjadi contoh daerah-daerah lain di tanah air. Khususnya daerah rawan konflik antar perguruan silat.

"Kami akan tata kompetisi untuk ke depannya. Sehingga pencak silat akan menjadi wadah prestasi, terutama anak-anak muda di Jombang. Mari kita angkat prestasi Jombang di kancah nasional maupun internasional," tandasnya.

Simak Video "Status Hukum Akun Penghina Jokowi Ditentukan 1x24 Jam"
[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed