detikNews
Sabtu 13 Juli 2019, 16:46 WIB

Pasukan Pendarat TNI AL Serbu Pantai Banongan Situbondo

Ghazali Dasuqi - detikNews
Pasukan Pendarat TNI AL Serbu Pantai Banongan Situbondo TNI AL Latihan bersama di Situbondo/Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Pasukan pendarat TNI AL tiba-tiba menyerbu Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (13/7/2019). Penyerbuan dilakukan untuk melumpuhkan musuh yang menduduki pantai setempat. Suara rentetan tembakan dan dentuman meriam mewarnai pendaratan pasukan Marinir di Pantai Banongan. Dengan cekatan pasukan pendarat ini sukses melakukan pendaratan, hingga akhirnya berhasil menguasai wilayah tumpuan pantai.

Penyerbuan sasaran yang dikuasai musuh itu, merupakan skenario dari latihan bertajuk Armada Jaya XXXVII tahun 2019. Dalam skenario itu disebutkan, kedaulatan NKRI di wilayah Utara Maluku terancam diinvasi negara asing bernama Musang (fiktif). Mereka ingin menguasai sebuah pulau yang konon kaya dengan sumberdaya alam.

Berbagai upaya dilakukan, termasuk memprovokasi daerah perbatasan. Mereka juga menggalang sekutu dengan negara-negara di wilayah selatan Indonesia. Baik kerjasama pertahanan, jual beli senjata, hingga menggelar latihan tempur bersama.

Nah, saat Indonesia konsentrasi terhadap ancaman di wilayah utara, tiba-tiba salah satu negara sekutu Musang yang sedang latihan militer di wilayah selatan, mendaratkan pasukannya di Banyuwangi. Apalagi kalau bukan untuk menginvasi NKRI. Negara itu bahkan berhasil menguasai telekomunikasi dan menempatkan radarnya. Bahkan bukan hanya Banyuwangi, Divisi pasukan negara musuh itu juga bergerak ke wilayah Jember dan Bondowoso.

Pasukan TNI AL serbu Pantai Banongan/Pasukan TNI AL serbu Pantai Banongan/ Foto: Ghazali Dasuqi

Invasi ini mengakibatkan terjadinya eksodus warga sipil, dan mengancam semua industri di wilayah pesisir pantai Jawa Timur. Musuh mengerahkan pasukannya untuk menguasai SDA. Merespon kejadian itu, Presiden RI melalui Panglima TNI memerintahkan TNI AL untuk mengerahkan unsur-unsurnya yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan (Kogasgab). Tujuannya untuk merebut kembali wilayah NKRI yang diduduki musuh. Yakni dengan melakukan operasi ampibi dengan mendaratkan pasukan pendarat di Pantai Banongan.

Usai menguasai kembali pantai Banogan, penyerbuan kembali dilanjutkan ke daerah yang dikuasai musuh. Ribuan pasukan dan berbagai alutsista dikerahkan. Tembakan-tembakan jarak jauh juga dilesakkan hingga berhasil menghancurkan musuh.

"Saat ini merupakan latihan puncak TNI AL dengan tajuk Armada Jaya ke XXXVII tahun 2019. Latihan ini untuk menguji kemampuan antar satuan. Dan kita lihat dari yang disuguhkan tadi, bahwa profesionalisme prajurit TNI AL sudah bisa kita nilai kemampuannya meningkat, baik personil maupun materiil," kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, usai menyaksikan latihan tempur TNI AL di Titik Tinjau T-12 Baluran Situbondo.

Simak Video "Status Hukum Akun Penghina Jokowi Ditentukan 1x24 Jam"
[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed