detikNews
Jumat 12 Juli 2019, 17:39 WIB

Dua Anak Ini Kirim Surat untuk Donald Trump Agar AS Tak Ekspor Sampah

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Dua Anak Ini Kirim Surat untuk Donald Trump Agar AS Tak Ekspor Sampah Dua anak memegang surat untuk Donald Trump/Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Belasan orang yang tergabung dalam Brantas River Coalition To Stop Imported Plastic Trash (Bracsip) menggelar demo di dekat Konjen AS di Surabaya. Mereka protes soal sampah dari luar negeri.

Mereka yang didominasi kaum hawa membentangkan spanduk bertuliskan 'Indonesia bukan tempat sampah Amerika Serikat'. Kemudian mereka juga membawa poster bertuliskan 'Indonesiaku bukan tempat buang sampah popok sampah bayi'.

Tak hanya itu, mereka juga membuat replika ikan mas raksasa bersisik sampah dengan perut berisi sampah. Unjuk rasa itu digelar di Jalan Citra Raya Niaga, Surabaya. Hanya berjarak sekitar 200 meter dari Konjen AS.


Salah satu peserta demo Nurhamida mengatakan, unjuk rasa itu untuk menolak impor sampah plastik yang dilakukan beberapa perusahaan di Jawa Timur. Ada empat tuntutan yang mereka sampaikan.

"Ada empat tuntutan kami, pertama terkait asap yang ditimbulkan dari pembakaran sampah plastik, pembakaran sampah sembarang, pencemaran air yang merupakan dampak pembakaran sampah yang dibuang ke sungai dan yang terakhir terkait sampah impor," kata Nurhamida kepada wartawan di kawasan Perumahan Citraland, Jumat (12/7/2019).

Sampah yang dibakar/Sampah yang dibakar/ Foto: Deny Prastyo Utomo

Nurhamida mencontohkan beberapa daerah di Mojokerto, Jombang dan Gresik yang terpapar sampah impor. "Kami tidak ingin apa-apa, coba bersihkan sampah impor dan ikuti aturan undang-undang yang berlaku," imbuhnya.


Aksi tersebut juga diisi dengan pembacaan surat yang ditulis perwakilan anak-anak di Jawa Timur. Mereka menuliskan surat untuk Presiden AS Donald Trump. Dalam surat yang ditulis oleh Esnina Azzahra Kirani (12) dan Zade (11), pemerintah AS diminta setop ekspor sampah plastik ke Indonesia.

"Kenapa kita harus menerima sampah mereka. Seharusnya mereka mengurus sampah mereka sendiri. Kita banyak masalah sampah. Kenapa kok ditambahi lagi sama Amerika Serikat. Harusnya mereka membantu bukan menambahi," kata Esnina.

Setelah surat untuk Donald Trump itu dibacakan, selanjutnya akan dikirimkan melalui Konjen AS di Surabaya.




Simak Juga '8 Kontainer Sampah dari Australia Terkontaminasi B3':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Unjuk Rasa di Sidoarjo Berakhir Ricuh, 6 Mahasiswa Terluka"
[Gambas:Video 20detik]

(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed