detikNews
Jumat 12 Juli 2019, 13:15 WIB

Ratusan Pendekar Peragakan Jurus Kolosal di Alun-Alun Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Ratusan Pendekar Peragakan Jurus Kolosal di Alun-Alun Lamongan Jurus kolosal ratusan pendekar/Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Ratusan pendekar berbagai perguruan silat masuk ke Alun-Alun Lamongan. Memakai seragam perguruan silat masing-masing, mereka menggelar peragaan jurus secara kolosal. Tak hanya pendekar, peragaan jurus kolosal ini juga diikuti anggota kepolisian dari Polres Lamongan.

Ratusan pendekar dan anggota polisi ini kemudian memperagakan secara kolosal jurus-jurus dasar pencak silat. Puluhan bendera perguruan silat yang ada di Lamongan juga ikut mewarnai peragaan silat kolosal dengan iringan musik tradisional tersebut.

Parade dan peragaan jurus kolosal oleh ratusan pendekar dan anggota polisi ini adalah bagian dari Apel bersama peringatan Hari Bhayangkara ke-73 yang digelar di alun-alun kota Lamongan, Jumat (12/7/2019).

"Ada lebih kurang 300 pendekar dari 21 perguruan silat di Lamongan yang tergabung dalam IPSI Lamongan yang ikut dalam peragaan jurus pencak silat secara kolosal ini," kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung kepada wartawan.

Feby mengatakan, kegiatan ini memang diinisiasi oleh Polres Lamongan untuk menunjukkan bahwa meski banyak perguruan silat, namun para pendekar ini tetap bersatu dan bisa berpadu. Selain itu, kata Feby, pencak silat adalah salah satu warisan budaya leluhur yang harus tetap dilestarikan.


"Ini merupakan momen yang langka dan jarang terjadi, dimana puluhan perguruan silat menjadi satu dalam satu gerakan, demi persatuan bangsa dan negara. Ini juga yang terus menjadi komitmen Polri untuk terus menciptakan situasi yang aman, kondusif, damai dan sejuk di usianya yang ke- 73 ini," jelasnya.

HUT Bhayangkara di Lamongan/HUT Bhayangkara di Lamongan/ Foto: Eko Sudjarwo

Tak hanya atraksi pencak silat secara kolosal yang menyedot perhatian, karena usai pagelaran jurus itu, anggota kepolisian dari Polres Lamongan melanjutkannya dengan menggelar sejumlah atraksi di hadapan tamu undangan dan peserta apel bersama.

Beragam atraksi dipertunjukkan oleh anggota polisi di Hari Bhayangkara ke 73, diantaranya atraksi memecahkan balok es dan mematahkan pipa ledeng menggunakan tangan kosong, memecahkan balok batu dan genting dengan kepala. Atraksi lain yang juga dipertontonkan oleh anggota kepolisian Lamongan adalah memecahkan bongbis bersusun mulai dari 3 susun hingga puluhan susun. Bahkan, Kapolres dan Bupati Lamongan juga ikut langsung dengan anggota polisi yang memecahkan balok batu kumbung menggunakan kepala.

"Apel bersama ini adalah bagian dari peringatan HUT Bhayangkara dan adalah Puncak peringatan Hari Bhayangkara di Lamongan," terang kapolres seraya berterima kasih kepada untuk semua elemen masyarakat sehingga bisa berkumpul dalam apel bersama ini.

Usai pelaksanaan apel, acara yang juga diikuti oleh elemen masyarakat lain ini dilanjutkan dengan pemberian hadiah pada para pemenang serangkaian lomba yang digelar oleh Polres Lamongan dalam menyambut peringatan HUT Bhayangkara ke-73. Selain Bupati Lamongan Fadeli, nampak hadir juga dalam acara ini, Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati, Sekkab Lamongan Yuhronur Efendi, Kajari Lamongan Diah Yuliastuti, Ketua PN Lamongan Muhammad Sainal dan Kasdim 0812 Lamongan Mayor Arh GN Putu Ardana SS serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Lamongan.

"Kami mohon doa dan dukungan dari Forkompinda, senior dan sesepuh TNI Polri serta seluruh masyarakat Lamongan agar Polri semakin profesional, modern dan terpercaya dalam mengemban tugas memelihara keamanan dalam negeri," pungkasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed