Dindik Kota Mojokerto Pikirkan Nasib 24 Calon Siswa Belum Dapat Sekolah

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 11 Jul 2019 21:07 WIB
SMPN 5 Kota Mojokerto/Foto file: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - PPDB sistem zonasi gelombang 2 yang dibuka di 5 SMPN Kota Mojokerto belum menampung semua calon siswa di kota tersebut. Dinas Pendidikan akan menambah jumlah rombongan belajar (rombel) di 9 SMPN untuk menampung 24 calon siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, pendaftaran gelombang 2 yang dibuka Selasa (9/7) diserbu 192 siswa. Padahal kuota yang disediakan hanya untuk 156 siswa warga Kota Mojokerto.

Pendaftaran gelombang 2 itu dibuka di SMPN 1, SMP 4, SMPN 5, SMPN 6 dan SMPN 9 Kota Mojokerto. Dengan begitu, terdapat 36 siswa yang gagal diterima di sekolah negeri.

"Para siswa yang tidak diterima kami verifikasi lagi. Yang asli dari Kota Mojokerto 24 siswa. Sisanya dari luar kota," kata Amin saat dihubungi detikcom, Kamis (11/7/2019).


Sejak awal Pemkot Mojokerto berupaya menampung seluruh lulusan SD sederajat yang tercatat sebagai warga Kota Onde-onde. Oleh sebab itu dibuka PPDB sistem zonasi gelombang 2.

Di SMPN 1, SMP 4, SMPN 5 dan SMPN 9 dilakukan penambahan masing-masing satu rombel atau 32 siswa. Sedangkan di SMPN 6 pendaftaran gelombang 2 untuk memenuhi kekurangan 28 siswa. Sehingga kuota pada gelombang 2 berjumlah 156 siswa.

Terkait nasib 24 siswa warga Kota Mojokerto yang belum diterima di SMPN, Amin berjanji berupaya menampungnya. Salah satu langkah yang dia tempuh dengan menambah jumlah siswa di setiap rombel dari 32 menjadi maksimal 35 siswa.

Menurut Amin, terdapat 9 SMPN di Kota Mojokerto yang bisa disisipi siswa tambahan. "Akan kami bagi ke sekolah terdekat dengan tempat tinggal siswa. Dalam aturan memang dibolehkan rombel maksimal 35 siswa," terangnya.


Jumlah lulusan Sekolah Dasar (SD) sederajat di Kota Mojokerto tahun ini mencapai 2.040 siswa. Sementara 9 SMPN yang ada di Kota Onde-onde hanya mampu menampung 2.048 siswa.

Kuota tersebut tak sepenuhnya untuk menampung lulusan SD sederajat yang tercatat sebagai warga Kota Mojokerto. Dari 2.019 siswa yang diterima di 9 SMPN pada PPDB gelombang pertama, 1.565 anak warga Kota Mojokerto. Sedangkan 454 siswa dari luar kota.

Dengan rincian 1.393 siswa diterima melalui jalur zonasi, 23 siswa jalur prestasi kejuaraan, 100 siswa jalur prestasi USBN, serta 49 siswa jalur kelas olahraga. Sementara 454 siswa dari luar kota Mojokerto, 265 diterima melalui jalur zonasi, 31 siswa jalur prestasi kejuaraan, 87 siswa jalur prestasi USBN, 47 siswa jalur kelas olahraga, serta 24 siswa jalur kepindahan tugas orang tua.

Simak Video "Isak Tangis Iringi Pemakaman Bripda Ferdi yang Tewas Tersambar Petir"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/bdh)