detikNews
Kamis 11 Juli 2019, 19:08 WIB

Operator Tambang Emas di Banyuwangi Raih Penghargaan dari Pemprov Jatim

Ardian Fanani - detikNews
Operator Tambang Emas di Banyuwangi Raih Penghargaan dari Pemprov Jatim Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Gubernur Jawa Timur memberikan piagam penghargaan kepada operator tambang emas Gunung Tumpangpitu, PT Bumi Suksesindo (BSI) atas capaian maksimal keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Selama dua tahun produksi atau 15 juta jam, perusahaan yang berlokasi di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran ini tanpa kehilangan waktu kerja akibat cidera atau lost time injury (LTI).

Penyerahan tersebut bertepatan dengan perayaan 7 tahun HUT PT BSI yang digelar di site tambang emas satu-satunya di Pulau Jawa ini, Kamis (11/7/2019).

Piagam penghargaan tersebut diserahkan kepada PT BSI disaksikan jajaran direksi, manajemen, dan karyawan. Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur Setiajit, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas beserta jajaran pemerintah daerah Banyuwangi pun turut menghadiri acara ini.

"Sebelum saya tandatangani, saya cek benar apakah 15 jam produksi tanpa cidera ini memang benar terjadi. Kami kemudian verifikasi dan ternyata memang benar. Selamat buat PT BSI atas perayaan dan penghargaan dari provinsi Jatim," ujarnya usai memberikan penghargaan.

Tambang emas di Banyuwangi ini, kata Khofifah, sangat unik. Sebab berdampingan langsung dengan destinasi wisata Pantai Pulau Merah. Kegiatan tambang emas dan pariwisata bisa berdampingan.


"Tadi saya melihat langsung dari udara pantai Pulau Merah tidak tercemar. Teknologi yang clean industri sudah dilakukan oleh PT BSI. Sementara lingkungan pertanian juga terawat dan tidak tercemar. Namun tetap kita jaga dan waspada. Karena kegiatan tambang ini terus berjalan," tambahnya.

Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengucapkan selamat kepada PT BSI yang saat ini berusia 7 tahun dan terus memberikan manfaat kepada rakyat Banyuwangi. Operator tambang emas Gunung Tumpangpitu ini telah menambah setoran pajak untuk Banyuwangi. Dalam dua bulan, total sekitar Rp 400 miliar sudah dibayarkan oleh PT BSI, setelah pemindahan wajib pajak di Banyuwangi.

"Saya selama 2 tahun tidak datang di RUPS karena alamat kantor pajak belum dipindah di Banyuwangi. Dengan negosiasi akhirnya pajak perusahaan bisa masuk ke Banyuwangi. Selain itu, golden share berupa saham dari Pemkab Banyuwangi saat ini sudah hampir mencapai Rp 1 triliun," pungkasnya.

Direktur PT BSI, Boyke Abidin mengatakan, perusahaan tambang emas nasional ini akan terus berbenah dan terus menunjukkan prestasi terbaiknya. Selain di bidang K3, tahun ini PT BSI juga dikukuhkan sebagai inspirator oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia karena berhasil mereklamasi hutan dan merehabilitasi daerah aliran sungai.

"Kami menerima penghargaan ini di Jakarta pada 23 April 2019 yang lalu," terang Boyke.

Pada gelaran ulang tahun kali ini, PT BSI kembali menggelar lucky draw untuk para karyawan dan masyarakat undangan. Hadiah utamanya adalah dua buah tiket umroh.

Simak Video "Barang Impor Ilegal Miliaran Rupiah di Surabaya Dimusnahkan"
[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com