detikNews
Rabu 10 Juli 2019, 16:30 WIB

Gandrung Banyuwangi Ditampilkan dalam Puncak HUT Bhayangkara di Jatim

Ardian Fanani, Eko Sudjarwo - detikNews
Gandrung Banyuwangi Ditampilkan dalam Puncak HUT Bhayangkara di Jatim Rombongan penari Gandrung yang dibawa Polres Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi, Lamongan - Polres Banyuwangi membawa rombongan penari Gandrung saat puncak peringatan HUT ke-73 Bhayangkara di Makodam V Brawijaya, Surabaya. Itu sesuai permintaan khusus Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luky Hermawan saat lawatannya ke Banyuwangi beberapa waktu lalu.

"Kami memiliki budaya dan seni yang hebat. Maka sudah sekiranya kita membawa gandrung di ajang ini," ujar Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi kepada detikcom, Rabu (10/7/2019).

Tak hanya tarian gandrung, dalam acara tersebut pihaknya juga membawa inovasi dari Satlantas berupa CPS (Casless payment System). Yakni pembayaran PNBP Sim melalui pembayaran non tunai. Dalam pelayanan tersebut, Polres Banyuwangi bekerja sama dengan salah satu bank dan Link Aja.


"Ini inovasi untuk memudahkan masyarakat dan mencegah pungutan melebihi PNBP. Masyarakat tidak perlu membawa uang tunai namun bisa membayar biaya PNBP menggunakan dua cara tersebut," imbuhnya.

Sementara di Banyuwangi peringatan HUT Bhayangkara dilakukan sederhana. Tidak ada apel dalam peringatan tahun ini. HUT Bhayangkara diisi dengan tasyakuran. Uniknya, tasyakuran tidak dilakukan di kantor polres atau polsek. Melainkan dilaksanakan di markas Koramil Rogojampi.

Berbeda dengan Polres Banyuwangi, Polres Lamongan menggelar syukuran untuk memperingati HUT ke-73 Bhayangkara. Menariknya, acara itu tidak digelar di Mapolres. Tapi digelar di Markas Koramil Lamongan yang ada di Jalan Basuki Rahmat, Lamongan.

Polres Lamongan gelar syukuran HUT ke-73 Bhayangkara/Polres Lamongan gelar syukuran HUT ke-73 Bhayangkara/ Foto: Eko Sudjarwo

Sementara Wakapolres Lamongan Kompol Imara Utama mengatakan, syukuran itu mengusung semangat promoter serta pengabdian Polri untuk masyarakat, bangsa dan negara.

"Acara ini sebagai wujud syukur di Hari Bhayangkara ke-73 yang digelar Polri bersama warga masyarakat, termasuk dengan TNI," kata Imara.


Imara kemudian membacakan amanat Kapolri yang menitikberatkan pada tiga pilar utama. Yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur, dan manajemen media.

Selama 3 tahun implementasi program promoter, kata Imara, telah menunjukkan hasil yang baik. "Di antara hasil tersebut di antaranya adalah berdasarkan hasil survei oleh lembaga yang kredibel menempati peringkat ke-3 institusi yang dipercaya publik dan Polri berhasil meraih predikat wajar tanpa pengecualian dari BPK selama 6 tahun berturut-turut," kata Imara membacakan amanat Kapolri.

Imara berharap, masyarakat terus mendukung kinerja Polri dalam memberantas kriminalitas maupun radikalisme. Imara juga meminta masyarakat untuk turut serta mendukung ketentraman di tengah masyarakat untuk bersama-sama menolak segala bentuk kerusuhan.

"Kepada masyarakat, saya harap agar menjaga kedamaian dan menolak segala bentuk kerusuhan, agar wilayah tempat tinggal kita aman damai sejahtera dan masyarakat selalu menjaga kondusitivitas wilayah," pungkasnya.

Simak Video "HUT ke-73 Bhayangkara, TNI-Polri Bahu-membahu Capai Pucuk Pinang"
[Gambas:Video 20detik]

(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com