Tukang Tambal Ban di Nganjuk Tewas Saat Kompresornya Meledak

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 09 Jul 2019 18:18 WIB
Bengkel tambal ban yang kompresornya meledak/Foto: Istimewa
Nganjuk - Seorang tukang tambal ban di Nganjuk tewas terkena ledakan tabung kompresor. Korban bernama Romlan (42), warga Desa Selo, Kecamatan Bagor.

"Jadi korban terkena ledakan tabung kompresor tempat dia bekerja di jasa tambal ban truk," ujar Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Nikolas Bagas saat dihubungi detikcom, Selasa (9/7/2019).

Tabung kompresor itu, kata Nikolas, meledak sekitar pukul 09.15 WIB. Sedangkan Romlan menghembuskan napas terakhir satu jam setelah kejadian, yakni saat dirawat di RS Bhayangkara Nganjuk.


"Kejadian sekitar pukul 09.15 WIB. Namun korban empat dilarikan ke RS Bhayangkara Nganjuk. Namun nyawa korban tidak tertolong dan meninggal pukul 10.15 WIB," imbuhnya.

Seperti data yang dihimpun detikcom, korban terpental akibat ledakan. Kedua kakinya hancur.

Nikolas menjelaskan, kecelakaan bermula saat korban melayani pelanggan yang akan menambah angin ban truk. Jasa tambah angin itu milik Pujiono (42) warga Desa Gandu, Kecamatan Bagor.


"Namun beberapa saat setelah pengisian angin itu tiba-tiba tabung kompresor meledak dan terlempar 10 meter," ujarnya.

Pihak kepolisian masih melakukan upaya penyelidikan atas meledaknya tabung kompresor itu. Hingga pukul 16.00 WIB, polisi masih melakukan olah TKP.

"Jadi saat ini anggota masih melakukan penyelidikan atas meledaknya tabung kompresor itu," ujar Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta

Simak Video "Geger Warga Ponorogo Gotong Jenazah Lewati Sungai-Jalan Ekstrem"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/bdh)