Bupati dan 600 Perangkat Desa Lurug Polres Madiun, Ada Apa?

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 09 Jul 2019 16:21 WIB
Potong tumpeng di Mapolres Madiun/Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Sekitar 600 perangkat desa, Babinsa dan Babinkamtibmas mendatangi Mako Polres Madiun. Bersama Bupati Madiun mereka datang menyampaikan aspirasi dengan membawa 73 tumpeng.

"Kita ingin menyampaikan aspirasi untuk Polres Madiun terkait proses pembuatan SIM agar diberikan materi ujian," kata salah satu kades di hadapan Kapolres Madiun dan Forkopimda, Selasa (9/7/2019).

Bupati Madiun H Ahmad Dawami mengatakan, pihaknya sengaja membawa tumpeng sambil penyampaian aspirasi. Itu karena sekaligus ingin mengucapkan selamat HUT ke-73 Bhayangkara.
Bupati dan 600 Perangkat Desa Lurug Polres Madiun, Ada Apa?Foto: Istimewa


"Gini, di hari ulang tahunnya ini, tiga pilar di desa ini mereka ada kerjasama yang luar biasa. Sehingga seluruh kepala desa Babinsa dan Babinkamtibmas kumpul di polres ini dalam rangka mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-73," ujar Ahmad Dawami kepada wartawan di Polres Madiun.

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing itu menambahkan, kegiatan itu untuk mewujudkan kebersamaan antara warga dan tiga pilar yang ada. Yakni Polri, TNI da perangkat desa.

"Dari kebersamaan ini wujud dari rasa memiliki. Seperti ini berisi, katakanlah ikatan mereka tentang harapan yang mereka semua kesiapan untuk untuk menghadapi semua permasalahan yang ada di Kabupaten Madiun bersama-sama," imbuhnya.

Bupati dan 600 Perangkat Desa Lurug Polres Madiun, Ada Apa?Foto: Istimewa
Kedatangan bupati dan ratusan perangkat desa membuat Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono terharu. "Ini adalah spontanitas dari tiga pilar Babinsa, Bhabinkamtibmas dan desa se-Kabupaten Madiun. Dari mereka pagi ini ke Polres Madiun membuat tumpeng yang jumlahnya 73 dan bertepatan dengan hari ulang tahun Polri yang ke-73. Kami sangat terharu," ungkap Ruruh.

Bersama OPD, Kaji Mbing juga singgah dan memberikan tumpeng kepada Polres Madiun kota. "Wah kejutan sekali ini, waktu Pak Bupati datang saya mau ngabari anggota untuk menyambut dihadang tidak boleh. Maaf tidak ada persiapan," ucap Kapolresta Madiun AKBP Nasrun Pasaribu.

Simak Video "Isak Tangis Iringi Pemakaman Bripda Ferdi yang Tewas Tersambar Petir"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/bdh)