detikNews
Senin 08 Juli 2019, 12:49 WIB

Kata Dinas Perdagangan Ponorogo Soal SPBU Mini yang Terbakar

Charolin Pebrianti - detikNews
Kata Dinas Perdagangan Ponorogo Soal SPBU Mini yang Terbakar Kepala Dinas Perdagkum Addin Andanawarih/Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Menjamurnya SPBU mini di Ponorogo mendapat sorotan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdagkum). Usaha tersebut dianggap ilegal dan membahayakan.

Dinas Perdagkum Ponorogo angkat bicara soal kebakaran yang melanda SPBU Mini di Jalan Sultan Agung pagi tadi. Pihaknya mengaku telah menyurati pemilik SPBU mini tersebut untuk tidak meneruskan usahanya.

Selain alasan keamanan, usaha SPBU Mini juga termasuk perbuatan yang melanggar hukum atau ilegal. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluarkan peraturan tentang penyaluran bahan bakar jenis minyak pada daerah yang belum terdapat penyalur BBM. Yakni Nomor 6 Tahun 2015 bahwa untuk sarana penyaluran wajib memenuhi teknis dan keamanan keselamatan kerja harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


"Kami sempat melakukan pembinaan serta menyurati pemilik SPBU Mini di Ponorogo pada tanggal 30 April," tutur Kepala Dinas Perdagkum Addin Andanawarih saat ditemui di kantornya, Jalan Alun-Alun Utara, Senin (8/7/2019).

Menurut Addin, pihaknya tidak berwenang untuk menindak SPBU Mini. Pihaknya hanya berwenang memberikan imbauan dan pembinaan agar pemilik usaha mengalihkan usahanya dari SPBU mini ke usaha yang lain.

"Yang berhak melakukan penindakan karena melanggar hukum tentunya para penindak hukum atau perlindungan konsumen," terangnya.


Addin menambahkan, pihaknya juga sudah mengirimkan surat terkait merebaknya SPBU mini di Ponorogo ke lembaga perlindungan konsumen yang ada di Kediri untuk segera melakukan penindakan.

"Karena ini bisa membahayakan diri sendiri dan konsumen juga," imbuhnya.

Addin mencontohkan kejadian hari ini. Sebuah SPBU mini terbakar di Jalan Sultan Agung. Tidak hanya merugikan secara materi namun juga membuat korban mengalami luka bakar.

"Itu kan sudah ada contohnya, kami harap tidak ada lagi yang memiliki usaha SPBU mini, silakan cari usaha lain yang lebih aman. Bahan bakar itu paling akhir berada di SPBU Pertamina," pungkasnya.

Simak Video "Barang Impor Ilegal Miliaran Rupiah di Surabaya Dimusnahkan"
[Gambas:Video 20detik]

(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com