detikNews
Kamis 04 Juli 2019, 19:10 WIB

Ekspresi Puluhan Anak-anak Lamongan Saat Disunat Massal

Eko Sudjarwo - detikNews
Ekspresi Puluhan Anak-anak Lamongan Saat Disunat Massal Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Suara tangis puluhan anak tiba-tiba terdengar di aula Polres Lamongan. Dengan memeluk orangtuanya, mereka berusaha menahan sakit. Ya, Polres Lamongan menggelar sunatan massal gratis.

Ekspresi anak-anak tersebut beragam. Mereka ada yang berteriak-teriak menahan sakit, ada pula yang hanya meringis menahan sakit. bahkan ada yang terlihat memegang orangtuanya dengan kuat agar tidak merasakan sakit. Namun sakit mereka pun terbayar saat petugas kepolisian memberikan uang, makanan dan minuman bergizi, sarungm pakaian dan peci.

Bekerja sama dengan RS Bhayangkara Bojonegoro, acara yang bertepatan dengan HUT ke-73 Bhayangkara, sebanyak 37 anak disunat.

"Kami sampaikan terima kasih pada polisi," ujar Udin, salah satu dari orang tua yang anaknya ikut disunat kepada detikcom di Mapolres Lamongan, Kamis (5/7/2019).

Wakapolres Lamongan, Kompol Imara Utama menjelaskan sunatan massal gratis ini membantu dan memfasilitasi orang tua yang berkeinginan menyunat anak tetapi terkendala ekonomi.


"Khitan merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim seperti yang dicontohkan oleh nabi Ibrahim. Semoga putra bapak ibu kedepan bisa berguna bagi bangsa dan negara," harap wakapolres.

Selain memperingati Hari Bhayangkara, lanjut Imara, khitanan massal ini untuk memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat.

"Anak-anak ketika besar dapat mengingat bahwa khitannya dari Polres Lamongan. Ini juga untuk merubah perspektif anak-anak untuk tidak takut dengan polisi," terangnya.

Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Argya Satriya Bhawana menambahkan, selain menggelar sunatan massal, pada hari yang sama menggelar festival band yang diikuti oleh setidaknya 29 grup.

"Ini juga wadah bagi kaum millenial untuk mengaplikasikan hobi dan kegiatannya dalam sesuatu yang positif. Untuk lagu juga sudah ditentukan, yaitu berhubungan dengan nasionalisme, patriotisme, tolak kerusuhan, anti hoax," terangnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed