Dinkes Trenggalek Taburkan Kaporit di Sumur Warga Penderita Hepatitis

Adhar Muttaqin - detikNews
Kamis, 04 Jul 2019 15:47 WIB
Kantor Dinas Kesehatan Trenggalek/Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Penanganan dan upaya penanggulangan wabah Hepatitis A di wilayah Trenggalek terus dilakukan. Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) setempat memberikan kaporit di sumur warga.

"Jadi kami terus melakukan pemantauan hepatitis di Trenggalek. Tim dari Dinas Kesehatan Trenggalek dibantu oleh Dinas Kesehatan Jatim sudah turun untuk melakukan penelitian epidemiologi serta penyuluhan kepada para penderita dan warga," kata Sekretaris Dinkesdalduk KB Trenggalek Sutikno Slamet, Kamis (4/7/2019).

Di rumah para penderita hepatitis, tim memberikan desinfektan berupa serbuk kaporit untuk dimasukkan ke dalam sumur masing-masing. Harapannya, dengan pemberian kaporit air yang dikonsumsi warga lebih aman.


Sutikno menjelaskan, dalam upaya memutus mata rantai Hepatitis, pihaknya juga langsung memberikan penyuluhan kepada penderita maupun masyarakat yang ada di sekitarnya. Yakni tentang mengantisipasi penularan serta pola hidup bersih dan sehat.

"Kami juga menyampaikan kepada keluarga pasien, kalau ada yang positif hepatitis maka alat makan dan minum harus disendirikan. Ini penting, karena salah satu penularannya bisa melalui alat makan dan minum," imbuhnya.

Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tidak khawatir berlebihan. Menurutnya Hepatitis A sangat erat kaitannya dengan higienitas dan kekebalan tubuh dari masing-masing individu. Sehingga apabila masyarakat telah menerapkan pola hidup bersih dan sehat maka risiko tertular hepatitis juga akan lebih kecil.


Seperti catatan Dinkesdalduk KB Trenggalek hingga Rabu (3/7), jumlah penderita Hepatitis A yang masih menjalani perawatan di Puskesmas sebanyak enam orang. Dengan rincian tiga penderita di Puskesmas Pule serta masing-masing satu penderita di Puskesmas Panggul, Bodag dan Dongko. Sedangkan RSUD dr Soedomo Trenggalek masih merawat empat pasien Hepatitis.

Kemudian jumlah penderita yang sempat dirawat di Puskesmas selama satu semester terakhir sebanyak 156 orang. Sedangkan yang sempat dirawat di RSUD dr Soedomo Trenggalek 334 orang.

Simak Video "Geger Warga Ponorogo Gotong Jenazah Lewati Sungai-Jalan Ekstrem"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/fat)