Tuntut Kadispendik Mundur, Ratusan Guru di Surabaya Geruduk Balai Kota

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 02 Jul 2019 11:43 WIB
Salah satu guru berorasi memperjuangkan nasib mereka (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Ratusan guru SMP yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perguruan Swasta Surabaya menggelar aksi damai di depan Balai Kota Surabaya. Mereka memprotes kebijakan Dinas Pendidikan (Dispendik) yang dianggap tidak berpihak pada nasib mereka dan sekolah swasta.

Pantauan detikcom, para guru swasta sudah mulai berdatangan di Balai Kota sejak pukul 07.30 WIB. Dengan mendapatkan pengawalan ketat dari polisi dan Satpol PP, massa berorasi secara bergantian sambil membentangkan berbagai spanduk dan poster di depan gerbang Balai Kota.

Adapun berbagai spanduk itu berisi antara lain 'Murid Swasta Habis Ditarik ke Negeri Semua', Perhatikan Nasib Guru Swasta, Semoga Lekas Sembuh Ibu Tri Rismaharini. Kami Guru-guru Swasta Masih Membutuhkan Ibu'.

Dalam orasinya, para guru swasta menuntut Kepala Dispendik Ikhsan mundur. Sebab mereka menilai Ikhsan telah menghianati kesepakatan dengan para guru swasta.


Foto: Amir Baihaqi


"Kami minta Pak Ikhsan mundur. Karena dia munafik. Dia tidak bisa dipercaya, khianat dan berbohong pada kami," teriak salah satu orator di depan Balai Kota Surabaya, Selasa (2/6/2019).

Sejumlah perwakilan guru yang menggelar aksi kemudian diperbolehkan masuk. Para guru diterima oleh Kepala Bappeko Eri Cahyadi dan Kepala BOB Linmas Edy Chritijanto. Dalam pertemuan itu mereka kemudian meminta dihadirkan juga Kepala Dispendik Ikhsan.

"Kami tahu Pak Ikhsan ada di sini. Dan tolong dihadirkan biar ada komitmen untuk mundur," tandas salah satu perwakilan guru.

Simak Video "Menikmati Libur di Balai Kota Surabaya, Surabaya "
[Gambas:Video 20detik]
(fat/iwd)