Festival Seni Hadrah untuk Sejukkan Suasana Pascaputusan MK

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 29 Jun 2019 19:41 WIB
Festival Seni Hadrah di Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Rangkaian HUT ke-73 Bhayangkara diisi perlombaan kesenian hadrah. Tak sekadar menggelorakan fungsi seni hadrah untuk syiar Islam, perlombaan ini sekaligus menyejukkan suasana pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2019.

Perlombaan yang digelar di Masjid Junnatul Fuadah Polres Jombang ini diikuti 21 Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Seni Hadrah Indonesia (ISHARI). Selain Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto, pembukaan pelombaan ini juga dihadiri Ketua Cabang Ishari Jombang Sholikhan dan Ketua Pimpinan Wilayah Ishari Jatim KH M Nuruddin.

Lantunan salawat yang diiringi lantunan alat musik rebana pun mengalun dari dalam masjid. Setiap peserta menampilkan kemampuan terbaiknya di depan 3 dewan juri. Yaitu Pimpinan Pusat ISHARI KH Yusuf Arif Anwar, Ketua Pimpinan Wilayah Ishari Jatim KH M Nuruddin, serta Rais Majelis Hadi Jatim KH Mahmud Alkhusori.

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, ISHARI bisa dibilang lahir di Kota Santri. Karena organisasi yang kini menjadi Badan Otonom NU itu terbentuk atas inisitaif Pengasuh Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang KH Abdul Wahab Hasbullah tahun 1959.

Kiai Wahab yang kala itu menjabat Rais Aam PBNU ingin menjadikan kesenian hadrah menjadi sarana syiar Islam untuk menandingi kelompok-kelompok kesenian dan budaya milik Partai Komunis Indonesia (PKI).


"Kami berharap warga Jombang, khususnya para generasi muda ikut berperan aktif dalam melestarikannya," kata Fadli, Sabtu (29/6/2019).

Ia menjelaskan, produktivitas para generasi muda dalam segala bidang sangat diperlukan untuk membawa Indonesia menjadi negara maju keempat di dunia. Ke depan, besarnya jumlah generasi muda di tanah air yang produktif diharapkan mampu bersaing dengan India dan China. Bahkan Jepang diprediksi kalah dengan Indonesia karena generai muda di Negeri Matahari Terbit itu semakin minim.

"Indonesia ke depan diprediksi akan menduduki negara keempat termaju di dunia karena mememiliki generasi muda produktif yang sangat besar," terangnya.

Selain untuk menggelorakan kembali fungsi seni hadrah dalam syiar Islam, tambah Fadli, perlombaan ini diharapkan menjadi penyejuk suasana pasca putusan MK terkait sengketa Pilpres 2019. Seperti diketahui, para hakim konstitusi menolak permohonan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Melalui lomba ini kami mengharap barokah dari lantunan salawat Nabi Muhammad. Semoga wilayah Jombang tetap kondusif setelah putusan MK yang menolak gugatan kubu BPN," tandasnya.

Perlombaan seni hadrah ini berlangsung meriah karena dihadiri ratusan jemaah ISHARI di Kota Santri. PAC Mojowarno, PAC Diwek, serta PAC Jombang akhirnya keluar sebagai juara.

Simak Video "Isak Tangis Iringi Pemakaman Bripda Ferdi yang Tewas Tersambar Petir"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)