detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 08:45 WIB

Nihil Massa ke Jakarta, Polisi Pacitan Tertibkan Pengguna Jalan Nakal

Purwoto Sumodiharjo - detikNews
Nihil Massa ke Jakarta, Polisi Pacitan Tertibkan Pengguna Jalan Nakal Foto: Purwo Sumodiharjo
Pacitan - Polisi menyekat pintu keluar barat Pacitan. Ini bertujuan menghalau massa yang hendak menuju Jakarta jelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Hanya saja, hingga dini hari aparat gabungan tak mendapati pergerakan warga meninggalkan Kota 1001 Gua tersebut. Arus kendaraan justru didominasi dari arah Yogyakarta maupun Solo menuju Pacitan.

Pantauan detikcom di Pertigaan Bleruk, Kecamatan Donorojo personel polres dan kodim bersiaga sejak pukul 21.00 WIB, Rabu (26/6/2019). Mereka pun menghentikan tiap kendaraan yang melintas dari kedua arah.


Tak hanya memeriksa surat kendaraan, petugas juga minta pengemudi membuka bagasi. Selanjutnya semua barang bawaan dicek satu-per satu.

Selama razia berlangsung, polisi tak menemukan benda mencurigakan maupun warga yang diduga mencuri kesempatan berangkat ke Jakarta. Sebaliknya, anggota Satlantas justru mendapati adanya pengendara motor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM).

Saat dilakukan pemeriksaan, pemotor asal Yogyakarta itu tak bisa menunjukkan SIM. Saat ditanya, dirinya hanya dapat menunjukkan foto kopinya. Tentu saja, pria tersebut akhirnya ditilang.

"SIM aslinya hilang, Pak. Tapi masih berlaku kan?" ucap pemotor tersebut kepada petugas.


Kapolres Pacitan AKBP Sugandi tampak memimpin langsung operasi. Perwira yang belum genap setahun bertugas di Pacitan itu ikut mengawasi anggotanya yang tengah bertugas. Sesekali dirinya ikut memberi aba-aba.

Sugandi mengakui sejauh ini belum ditemukan tanda-tanda mobilisasi massa ke Jakarta. Meski begitu antisipasi akan terus dilakukan. Yakni dengan menyekat jalur di perbatasan baik di wilayah barat maupun utara.

"Saya imbau warga Pacitan tidak terpancing ajakan melalui media sosial untuk berangkat ke MK. Kalau ada yang berangkat, kami akan minta kembali ke rumah," tandasnya seraya menjelaskan jika razia ini merupakan tindaklanjut tindakan pre-emtif yang sudah dilakukan sebelumnya.

Simak Video "Kontroversi Razia Buku Kiri"
[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed