detikNews
Selasa 25 Juni 2019, 13:21 WIB

Video Keeper KBS Pukuli Orangutan Viral di Medsos

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Video Keeper KBS Pukuli Orangutan Viral di Medsos Kandang orang utan di KBS/Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Jagat maya di Surabaya saat ini digegerkan beredarnya video viral dugaan pemukulan orangutan di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Video berdurasi 12 detik itu pun saat ini masing hangat diperbincangkan.

Video ini pertama kali diunggah di media twitter oleh akun bernama @ibnusalam94. Video tersebut kemudian diberi keterangan, "Apa benar kejadian ini di KBS? mohon pencerahannya," tulis akun tersebut pada 19 jam yang lalu. Video itu juga sudah dilihat oleh 254 pengunjung.

Dalam video berdurasi 12 detik itu, terlihat seorang keeper sedang melakukan pemukulan terhadap orangutan. Keeper hanya telihat kakinya dalam sebuah kandang satwa. Namun keeper tersebut terlihat membawa balok kayu dan memukulkan kayu tersebut ke samping tubuh satwa tersebut. Tidak jelas apakah satwa orangutan yang dipukul atau tidak.

Sementara Humas PDTS Kebun Binatang Surabaya (KBS) Winny Hustiani membenarkan video yang beredar tersebut direkam oleh pengunjung KBS. Namun dirinya membantah ada pemukulan terhadap satwa itu.


"Benar video yang beredar itu di Kebun Binantang Surabaya, namun tidak ada pemukulan terhadap satwa," kata Winny saat dikonfirmasi oleh detikcom, Selasa (25/6/2019).

Tangkapan layar video/Tangkapan layar video/Foto: Istimewa

Winny juga memperkirakan perekaman kejadian itu dilakukan oleh pengunjung Kebun Binatang Surabaya pada Minggu (23/6) kemarin.

"Itu terjadi pada Minggu (23/6) kemarin sekitar pukul 15.30 WIB, saat itu keeper sedang memasukkan satwa orangutan ke kadangnya," tambahnya.

Winny bercerita dalam kandang orangutan itu, ada dua orang utan yang merupakan kakak beradik bernama Damai dan Rizky. Salah satu orangutan ada yang cemburu jadi membuat petugas melerainya. Winny memastikan tidak ada insiden pemukulan terhadap satwa di video yang beredar tersebut.

"Kami pastikan tidak ada pemukulan terhadap satwa orangutan itu, kemarin sudah kami cek ke kedua satwa itu," lanjut Winny.


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed