Warga Mojokerto Temukan Sisa-sisa Permukiman Zaman Majapahit

Warga Mojokerto Temukan Sisa-sisa Permukiman Zaman Majapahit

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 24 Jun 2019 15:35 WIB
Situs batu bata merah diperkirakan permukiman zaman Majapahit (Foto: Enggran Eko Budianto)
Situs batu bata merah diperkirakan permukiman zaman Majapahit (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Situs purbakala kembali ditemukan warga di Mojokerto. Kali ini bangunan kuno yang ditemukan berupa sisa-sisa permukiman zaman Majapahit.

Bangunan kuno ini ditemukan di kebun milik Mulyanto (62), Dusun Pakis Kulon, Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Mojokerto. Mulyanto mengatakan, sekitar tiga minggu yang lalu adik kandungnya, Basuki Slamet menggali tanah untuk menguruk pondasi kandang bebek.

Sampai kedalaman sekitar 50 cm, Basuki menemukan tumpukan bata merah kuno. Basuki lantas melaporkan temuan ini ke Pemerintah Desa Pakis.

"Setelah itu Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kepakisan melanjutkan penggalian," kata Mulyanto kepada wartawan di lokasi penemuan situs, Senin (24/6/2019).

Pokdarwis Kepakasian melakukan penggalian secara acak di lima titik kebun milik Mulyanto. Di lima titik penggalian nampak bangunan yang tersusun dari bata merah kuno. Setiap bata mempunyai dimensi 31x21x6 cm.


Warga Mojokerto Temukan Sisa-sisa Permukiman Zaman MajapahitFoto: Enggran Eko Budianto

Pada titik penggalian paling barat tersingkap struktur berbentuk panjang. Struktur ini tersusun dari 8 lapis bata merah dengan ketebalan sekitar 60 cm. Bangunan kuno ini diperkirakan terhubung dengan temuan di sebelah utara. Karena bentuknya sama, yakni menyerupai pondasi yang mengelilingi kebun seluas 40x30 meter.

Sementara di bagian tengah kebun, terdapat bangunan yang berbentuk mirip lantai rumah. Karena struktur ini tersusun dari bata merah yang cukup luas dan datar.

Tim arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim meninjau temuan situs purbakala ini. Selain meninjau struktur yang telah digali warga, tim juga meminta keterangan dari pemilik lahan.

Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho menjelaskan, struktur dari bata merah kuno di kebun Mulyanto diperkirakan sisa-sisa permukiman zaman Majapahit. Stuktur yang ditemukan di sisi utara dan barat kebun diperkirakan pagar yang mengelilingi kompleks permukiman.

"Di dalamnya (tengah kebun) ada temuan struktur-struktur lagi sepertinya ini bekas permukiman cukup besar peninggalan Majapahit," terangnya.


Prediksi situs di Dusun Pakis Kulon ini sisa-sisa permukiman Majapahit, lanjut Wicaksono, ditunjang dengan temuan fragmen genteng yang cukup banyak di lokasi yang sama. Selain itu, bata-bata kuno di situs ini disusun menggunakan tanah liat sebagai perekatnya.

"Teknik nat menggunakan tanah liat biasanya untuk membangun permukiman. Seperti di situs permukiman Majapahit yang kami temukan di Museum Trowulan dan sumur upas," ungkapnya.

Namun tim arkeolog BPCB Jatim belum bisa memastikan luasan situs permukiman di Dusun Pakis Kulon. "Untuk menentukan luasan pastinya harus diekskavasi. Juga untuk menentukan bentuk denah dan fungsi bangunan ini," tandas Wicaksono. (fat/iwd)