detikNews
Sabtu 22 Juni 2019, 15:59 WIB

Jadi Sarjana, Arumi Bachsin Diwisuda di IAIN Tulungagung

Adhar Muttaqin - detikNews
Jadi Sarjana, Arumi Bachsin Diwisuda di IAIN Tulungagung Arumi Bachsin wisuda di IAIN Tulungagung/Foto: Adhar Muttaqin
Tulungagung - Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Arumi Bachsin akhirnya mendapat gelar Sarjana Ekonomi Syariah setelah menuntaskan pendidikan strata satu di IAIN Tulungagung. Arumi diwisuda bersama ratusan mahasiswa lain.

Dalam prosesi wisuda yang digelar di halaman kampus IAIN Tulungagung, Arumi hadir didampingi sang suami Emil Dardak. Ia pun ditunjuk oleh senat untuk menyampaikan sambutan mewakili para mahasiswa yang diwisuda.

Arumi mengaku cukup senang bisa menuntaskan pendidikan sarjananya. Namun di sisi lain ia sempat merasa malu karena menjadi salah satu lulusan yang paling tua di antara mahasiswa lainnya.

"Sebetulnya seneng juga, tapi ya agak malu, karena sepertinya yang paling tua. Teman-teman seangkatan sudah tahun ke berapa, tapi tetap senang, seperti yang bapak bilang tadi setiap ijazah itu punya sejarah masing-masing," kata Arumi Bachsin di hadapan wisudawan, Sabtu (22/6/2019).

Arumi menjelaskan proses pendidikannya sempat tersendat-sendat akibat berbagai hal. Mulai dari menikah, memiliki anak hingga menjadi istri seorang kepala daerah. Bahkan dia sempat pesimis mampu menuntaskan pendidikanya.

"Setelah punya anak pertama, tiba-tiba ada anak kedua, jadi nggak kebayang untuk menyelesaikan kuliah, bahkan saya hampir bayangkan kayaknya nggak selesai deh. Ternyata setelah diusahakan dan support full dari keluarga, Mas Emil dan anak-anak juga orang tua, semua akhirnya terlaksana," jelasnya.


Wanita yang juga Ketua PKK Jatim ini mengaku untuk mendapatkan gelar sarjana membutuhkan waktu sekitar 7 tahun, terhitung sejak awal kuliah di Jakarta. Beruntung, sebelumnya dia sudah menempuh pendidikan diploma sehingga proses transfer lebih mudah.

Arumi Bachsin wisuda di IAIN Tulungagung/Arumi Bachsin wisuda di IAIN Tulungagung/ Foto: Adhar Muttaqin

"Dari awal masuk kuliah dengan cuti-cutinya ya tujuh tahun, awalnya di Jakarta berbasis internasional. Saat itu sudah diploma, sehingga tinggal penjurusan saja, makanya ketika transfer semua kelas-kelas yang pernah saya ambil masih nyambung," imbuhnya.

Lebih lanjut Arumi mengatakan dalam skripsinya dia meneliti tentang pengaruh dekranasda terhadap para pengrajin batik di Trenggalek. Proses skripsi dinilai lebih mudah karena pada saat yang bersamaan ia bertugas sebagai pembina, sehingga mengetahui seluk-beluk dekranasda itu sendiri.

"Alhamdulillah oleh pihak kampus diapresiasi dan dibuat menjadi buku," ujarnya sambil menunjukkan buku berjudul "Dekranasda dan Pengembangan Batik Lokalitas".

Sementara Wagub Jatim yang juga suami Arumi Bachsin, Emil Dardak mengaku bangga istrinya mampu menyelesaikan studinya di Tulungagung.

"Insya Allah saya jaminlah bahwa itu adalah perjuangan, karena harus mengatur waktu karena pada saat itu bertugas sebagai ketua PKK Trenggalek dan mengalokasikan waktu untuk kuliah. Dan memang sebagian pelajarannya bisa ditransfer karena sudah sampai tahap advance diploma," ujar Emil.

Pihaknya berharap dengan gelar sarjana Arumi dapat memberikan teladan bagi anak-anaknya. Emil mengaku, Arumi juga akan kembali melanjutkan pendidikan di IAIN Tulungagung untuk jenjang strata dua.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com