Ditinggal Tahlilan di Rumah Tetangga, Uang Pelunasan Haji Rp 97 Juta Raib

Ditinggal Tahlilan di Rumah Tetangga, Uang Pelunasan Haji Rp 97 Juta Raib

Adhar Muttaqin - detikNews
Sabtu, 22 Jun 2019 08:33 WIB
Pencurian di Tulungagung/Foto: Adhar Muttaqin
Pencurian di Tulungagung/Foto: Adhar Muttaqin
Tulungagung - Rumah seorang calon jemaah haji asal Tulungagung dibobol maling saat ditinggal tahlilan ke rumah tetangga. Akibatnya uang tunai Rp 97,3 juta yang akan digunakan pelunasan biaya haji hilang.

Kanit Reskrim Polsek Karangrejo, Aiptu Mukadi, mengatakan kejadian pencurian itu terjadi di rumah Purnomo (58) warga Desa Sembon, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung. Peristiwa bermula sekitar pukul 18.00 WIB korban Purnomo keluar rumah untuk menghadiri undangan tahlilan di rumah aalah satu tetangganya.

"Sedangkan istrinya juga keluar rumah untuk menghadiri kegiatan pengajian," kata Mukadi, Sabtu (22/6/2019).

Berselang satu jam kemudian, saat korban kembali ke rumah, mendapati pintu rumah bagian depan dalam kondisi terbuka dan ditemukan bekas congkelan. Korban yang curiga, bergegas melalukan pengecekan di dalam rumah dan mendapati sejumlah barang-barang acak-acakan.

"Saat memeriksa kamar pertama uang tunai Rp 4,3 juta di dalam dompet coklat yang diletakkan di atas meja di dekat peralatan haji hilang. Sedangkan di kamar kedua kondisinya juga berantakan dan ternyata uangnya banyak yang hilang," ujarnya.


Uang tunai Rp 60 juta yang disimpan di dalam almari pada tumpukan buku hilang, uang tunai Rp 27 yang tersimpan di dompet biru juga hilang. Selain itu uang Rp 5 juta yang berada di dalam tas ransel juga hilang.

"Serta uang Rp 1 juta yang disimpan di tas hitam di atas kasur ikut lenyap. Selain itu sejumlah uang asing real ikut dibawa kabur pencuri. Sehingga total uang rupiah yang hilang sebesar Rp 97,3 juta," imbuh Mukadi.

Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut guna mengungkap pelaku pembobolan. Pelaku diduga masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel pintu saat kondisi rumah dalam kondisi kosong ditinggal penghuninya.

"Masih diselidiki, semoga pelaku bisa segera kami tangkap," Kata Aiptu Mukadi. (fat/fat)