Awas, Penipuan Bermodus Penjualan Tanah Kavling Gentayangan

Suparno - detikNews
Jumat, 21 Jun 2019 18:42 WIB
Penipu tanah kavling abal-abal diamankan/Foto: Suparno
Sidoarjo - Setiap orang mengidamkan hunian yang layak, namun ada baiknya hati-hati saat membeli tanah kavling. Pasalnya, akhir-akhir ini marak penipuan bermodus penjualan tanah kavlingan.

Dan penipuan ini dilakukan Heru Susanto (35) warga Jalan G. Kendeng Jombangan Desa Tretek Kecamatan Pare, Kediri. Pelaku menipu 78 warga Sidoarjo, dengan modus menjual tanah kavlingan dengan harga bervariasi. Mulai dari Rp 50 juta-Rp 200 juta/kavling.

Tanah kavling yang dijanjikan pelaku tanah milik warga Desa Seketi Kecamatan Balongbendo Sidoarjo. Bahkan tanah tersebut sudah dijual belikan mulai medsos. Atas nama PT Waringin Karya Samudra (WKS) kemudian dijual secara kavling dengan nama The MILENIUM.

"Tanah yang dijual oleh pelaku tersebut masih belum ada pembayaran secara lunas semua dari para petani pemilik tanah. Atau bisa dikatakan bahwa tanah tersebut masih milik petani," kata Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris kepada wartawan di mapolresta, Jumat (21/6/2019).


Pelaku, kata kasat, telah menjual kepada para user melalui pemasaran, pemasangan bendera atau spanduk di lokasi. Pelaku membeli tanah dari pemilik lahan banyak yang belum diselesaikan. Padahal para user atau pembeli sejumlah 78 orang yang sudah melakukan pembayaran secara lunas.

"Mereka yang menjadi korban telah membayar secara lunas. Besarnya bervariasi mulai dari Rp 50 juta-Rp 200 juta. Namun tidak dapat menguasai tanah tersebut," tambah Harris.

Dia menjelaskan, penipuan yang dilakukan pelaku mulai dari tahun 2016 hingga 2018. Pelaku telah membawa uang korban sebanyak Rp 3-Rp 4 milliar. Pihaknya akan mengembangkan kasus ini. Karena diduga aksi ini dilakukan di tempat lain. Kini pelaku diamankan di Polresta Sidoarjo.

"Pelaku akan diancam dengan pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara atau denda Rp 900 juta," jelasnya. (fat/fat)