detikNews
Kamis 20 Juni 2019, 08:49 WIB

Sempat Dihentikan, Laman PPDB SMA se-Jatim Akhirnya Dibuka

Amir Baihaqi - detikNews
Sempat Dihentikan, Laman PPDB SMA se-Jatim Akhirnya Dibuka Khofifah saat sidak server PPDB di ITS (Foto: Amir Baihaqi)
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya membuka laman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA. Pembukaan itu dilakukan setelah Khofifah dan Dinas Pendidikan Jawa Timur melakukan sidak server laman di Institute Sepuluh Nopember (ITS).

"Sudah (laman dibuka), jadi tadi ini permintaan atas nama perwakilan putra-putrinya yang mendaftarkan di PPDB. Mereka minta ditutup sampai ada keputusan menteri pendidikan. Lalu saya sampaikan kepada pak Plt Dispendik Jatim kebetulan juga tadi ada salah pimpinan UPT dari kementerian pendidikan yang menerima para orang tua sudah saya sampaikan," kata Khofifah usai sidak server di Fakuktas Teknologi dan Informasi ITS, Rabu (19/6/2019) malam.

Menurut Khofifah, selain permintaan dari wali murid, salah satu alasan laman pendaftaran dibuka kembali karena tidak adanya perubahan keputusan dari mendikbud di sisa sehari pendaftaran.


"Saya mengomunikasikan ke pak Dirjen Dikdasmen saya sampaikan pak saya boleh cukup dengan panjenangan ini mewakili keputusan pak mendikbud bahwa tidak ada perubahan di sisa satu hari di pendaftaran. Sehingga tidak ada alasan kita menutup karena permintaan juga dari orang tua ditutup sampai ada perubahan keputusan," ujar mantan menteri sosial itu.

Khofifah mengaku merasa khawatir dengan pemahaman para orang tua terhadap sistem zonasi. Untuk itu ia mengimbau kepada mereka agar detail apa itu sistem zonasi untuk tingkat SMA di Surabaya dan bisa memanfaatkan zonasi di sisa hari terakhir.

"Saya khawatir ada yang belum dikomunikasi secara detail. Dipikir zonasi itu per-SMA begitu padahal se-Surabaya dibagi dua Surabaya bagian Utara dan Selatan. Mudah-mudahan para orang tua mengomunikasikan kembali dengan putra-putrinya sehingga memaksimalkan hari terakhir PPDB kita," terang Khofifah.


Sebelumnya, aksi unjuk rasa sistem zonasi pada PPDB 2019 yang dilakukan ratusan wali murid membuahkan hasil. Aksi itu memaksa Dinas Pendidikan Jatim memberhentikan server PPDB SMA seluruh Jatim untuk sementara.

"Dengan pertimbangan ini, mungkin ibu gubernur masih sibuk. Maka kami membuat keputusan yang harus dipertanggungjawabkan ke gubernur, untuk menghentikan sementara. Bukan membatalkan. Tapi menghentikan sementara sistem," kata Plt Dinas Pendidikan Jatim Hudiyono di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Namun Hudiyono menegaskan keputusan ini bukan lah membatalkan sistem pendaftaran dengan zonasi. Karena, sistem zonasi merupakan peraturan menteri yang hanya bisa diubah oleh Kementerian.
(fat/iwd)
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com