detikNews
Selasa 18 Juni 2019, 12:05 WIB

Kemenperin Bina Warga Binaan Lapas Banyuwangi Jadi Wirausaha

Ardian Fanani - detikNews
Kemenperin Bina Warga Binaan Lapas Banyuwangi Jadi Wirausaha Pelatihan yang diberikan kepada para WBP (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI membina 30 warga binaan Lembaga Permasyarakatan (WBP) Lapas kelas 2 B Banyuwangi menjadi wirausaha baru khususnya di sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Para WBP diberikan pelatihan pengembangan produk furniture di Lapas Banyuwangi.

Kasubdit Bidang Barang, Kayu dan Furniture Direktorat Jenderral (Ditjen) Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) pada Kementerian Perindustrian, Tri Harsono mengatakan para WBP juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan kesempatan yang sama dengan pelaku IKM di luar Lapas.

Sebab menurutnya, Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai sektor mayoritas dari populasi industri di Indonesia berperan penting menjadi tulang punggung ekonomi nasional.


"Dengan bekal keterampilan ini, nantinya warga binaan ketika kembali ke masyarakat dapat bekerja menjadi wirausaha baru secara mandiri," ujar Tri kepada wartawan, Selasa (18/6/2019).

Dengan pengembangan pelatihan itu diharapkan 'lulusan' lapas memiliki jiwa wirausaha, sehingga ada kompetensi atau kemampuan dalam melanjutkan karier setelah keluar dari lapas secara mandiri. Lebih dari itu juga mampu menghasilkan inovasi produk kerajinan yang berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Banyuwangi, Sunaryo sangat bangga dan bersyukur jika Lapas Banyuwangi dilirik oleh Kemenperin untuk pengembangan wirausaha baru.


Sejauh ini, kata Sunaryo kualitas hasil kerajinan WBP Lapas Banyuwangi juga telah beberapa kali menembus pasar ekspor hingga ke sejumlah negara seperti ke negara Korea Selatan, Hongkong dan Jepang.

Produk kerajinan warga binaan yang diekspor adalah berbagai peralatan makan khas Korea yang terbuat dari kayu. Seperti piring, mangkuk, tempat nasi, dan baki.

"Selama ini persepsi orang jika warga Lapas tidak produktif. Harapan kami setelah keluar kembali ke masyarakat, warga binaan juga mampu berkontribusi pada perekonomian daerah dan ikut mengangkat nama Banyuwangi di pasar internasional," tandasnya.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com