detikNews
Jumat 14 Juni 2019, 20:07 WIB

Selain Digadaikan Rp 250 Juta, Suami Juga Tak Nafkahi dan Kerap Siksa Istri

Hilda Meilisa - detikNews
Selain Digadaikan Rp 250 Juta, Suami Juga Tak Nafkahi dan Kerap Siksa Istri Foto: Istimewa
Lumajang - Hori bisa disebut sebagai suami yang benar-benar tak menghormati istri sama sekali. Selain digadaikan untuk utang Rp 250 juta, Hori juga kerap menyiksa istrinya.

Tak hanya itu, istri Hori juga mengaku tak pernah dinafkahi. Dia juga kerap mendapat perlakukan tidak mengenakkan seperti dipukul menggunakan kayu. Bahkan, perlakuan ini telah terjadi selama lima kali.


"Pernah dipukul, pakai kayu lima kali. bekasnya ada. (Saya) marah, lari tapi balik lagi karena saya dikejar dibawa pulang lagi," ujar istri Hori, Kamis (14/6/2019).

Sebelumnya, kasus ini sempat mencuat lantaran Hori meminjam uang kepada Hartono sebesar Rp 250 juta. Sebagai jaminan, Hori menyerahkan istrinya kepada Hartono. Lasmi akan dikembalikan ke Hori bila ia telah melunasi utangnya. Selama Hori belum melunasi utangnya, maka istrinya akan tetap bersama Hartono.


Satu tahun berlalu, Hori ingin menebus utangnya kepada Hartono. Tapi Hori tak mempunyai uang. Hori bermaksud menebus utangnya dengan sebidang tanah agar istrinya bisa diambil. Namun niat Hori tak diterima Hartono. Hartono tak ingin uangnya ditebus dengan sebidang tanah, harus ditebus dengan uang. Penolakan itu membuat Hori kecewa.

Karena kecewa, Hori akhirnya merencanakan pembunuhan. Niat Hori membunuh ternyata berakhir salah sasaran. Hori melihat seseorang mirip Hartono dan dibacoklah orang itu dari belakang. Hori kemudian sadar bahwa orang yang dibacoknya bukanlah Hartono, tetapi pria yang akhirnya diketahui bernama Muhammad Toha. Toha tewas dalam perawatannya di rumah sakit.



(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed