detikNews
Jumat 14 Juni 2019, 15:00 WIB

Hasil Evaluasi Bupati Ipong Soal Gelaran 198 Pilkades di Ponorogo

Charolin Pebrianti - detikNews
Hasil Evaluasi Bupati Ipong Soal Gelaran 198 Pilkades di Ponorogo Bupati Ipong/Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengevaluasi gelaran 198 Pilkades yang berlangsung pada 20 Mei 2019 lalu.

Menurutnya, pilkades berjalan dengan baik. Namun harus ada perbaikan yang dilakukan terutama dari sisi aturan.

"Perbup harus dievaluasi sebagian," tutur Ipong saat ditemui detikcom di Rumah Dinas Pringgitan, Jalan Alun-Alun Utara, Jumat (14/6/2019).

Ipong menjelaskan saat Pilkades, Perbup sempat mengalami perubahan 3 kali. Sebab, ada beberapa fakta yang belum terakomodir dalam aturan tersebut.

Misalkan harus ada 2 pasang, namun beberapa saat sebelum penutupan pendaftaran ada salah satu calon yang mundur.


"Akhirnya kan membuat gagal pasangan lainnya, nah itu sudah kita perbaiki. Total ada 1 desa yang kejadian seperti itu," terang dia.

Termasuk juga dengan sengketa di Desa Pager yang hingga saat ini masih tergantung. Pihaknya masih mempertimbangkan berbagai faktor.

"Syarat untuk bisa diulang itu kan kalau ada cacat prosedur, seperti kelebihan surat suara. Nah, kemarin yang di Pager itu kan kurang 2. Kalau dari sisi aturan seharusnya bisa dilantik, kecuali ada pandangan lain sesuai dari pandangan subyektif dari bupati, nah pandangan subyektif itu kan tidak berpijak pada aturan," jelasnya.

Pun juga dengan adanya 2 kades terpilih yang meninggal, Kades Koripan, Kecamatan Bungkal dan Kades Bondrang, Kecamatan Sawoo bakal dilakukan Pilkades ulang. Sebab, jika sesuai aturan seharusnya menunggu Pilkades serentak pada tahun 2021.

"Karena kelamaan, pertimbangan saya akan ada Pilkades ulang, perbup itu kan tidak sulit merubahnya, itu kan ranahnya bupati," tukasnya.


Pantauan detikcom, hari ini dari total 198 Kades yang seharusnya dilantik, baru ada 117 kades yang dilantik di gelombang pertama. Pasalnya, jika 198 kades dilantik bersamaan maka akan kesulitan mencari ruangan.

"Gelombang kedua tanggal 19 Juni 2019 mendatang," pungkas dia.



Tonton juga video Versi Tim Hukum BPN: Jokowi-Ma'ruf 48%, Prabowo-Sandi 52%:

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed